UMKM Pengarajin Batu Alam Ukir Di Cikembar, Mimpikan Masuk Pasar Internasional

oleh -
UMKM Pengarajin Batu Alam Ukir Di Cikembar, Mimpikan Masuk Pasar Internasional

Wartawan Aep Saepudin

Sukabumionline.net, Sukabumi- Geliat Industri Kecil para pengusaha rumahan pasca pandemi terus merangkak, lebih dari dua tahun para pengusaha UMKM rumahan nyaris sepi order.

banner 970x90

Seperti para pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pengrajin batu alam ukir AR STONES , yang berbahan batu fosil asal Kecamatan Cikembar terus bertahan produksi, meski segi pemasaran hanya mengandalkan pasar lokal.

Dade Supratman salah seorang pengusaha dari lima pengusaha pengrajin batu alam ukir asal Kampung Sungapan RT 03/10 Desa Bojong Kecamatan Cikembar, menurutnya saat ini pabrik rumahannya terus mempertahankan produksinya meski ordernya hanya mengandalkan pasaran lokal

“Ya kita kalau bicara produksi kita tetap masih berjalan walau hanya mengandalkan para pengepul serta gray-gray yang dekat-dekat saja.

Memang kita pemasaran masih hanya mengandalkan pasaran lokal saat ini, ya cita-cita kita besar sih maunya masuk pasaran internasional atau ekspor ke luar negeri, tapi kita kesulitan untuk menembus itu.

Ya kalau boleh berharap sih, adanya campur tangan pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan, untuk segi pemasaran hasil produksi kami ke luar negri, ya semacam pameran yang melibatkan para pengusaha dari luar, sehingga kita bisa bertemu dan menawarkan hasil produksi kita,

Kan kalau batu alam ukir kebanyakan peminatnya dari masyarakat kalangan tingkat ekonomi menengah ke atas, jadi ini penting sekali bisa tembus ke pasar internasional atau sekala ekspor, ya dengan semua itu ketika kita bisa tembus pasar internasional sudah tentu, bisa meningkatkan Devisa ke negara,

Selain itu juga kami para pengusaha rumahan ini, dalam aktivitas sehari-hari melibatkan para puluhan perkerja lah, sehingga di saat seperti ini pasca pandemi, bisa mengurangi angka pengangguran lah, ” ungkap Dade”

Intinya sih, lanjut Dade ” kita ingin meningkatkan pendapatan juga peningkatan dari segi produksi kita, ya kalau kita terus mengandalkan pemasarannya seperti ini, kita akan kesulitan berkembang ke depan nya, ya semoga saja kami para UMKM seperti kami ini, secepatnya ada bapa angkat atau pengusaha besar/investor yang mau menjadi bapa angkat kami dalam segi pemasaran ke luar negri atau pihak pemerintah daerah bisa menjembatani kami, agar hasil produksi kami bisa menembus pasar internasional “pungkasnya” (*)

Print Friendly, PDF & Email