PDI Perjuangan Jabar Gelar Halal Bihalal, Ini Kata Ono Surono

oleh -
DPD PDI Perjuangan Jawa Barat menggelar halal bihalal di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Jalan Pelajar Pejuang 45 Kota Bandung

Wartawan Aep Saepudin

Sukabumionline.net, Sukabumi- DPD PDI Perjuangan Jawa Barat menggelar halal bihalal di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Jalan Pelajar Pejuang 45 Kota Bandung, Rabu (18/05/2022).

banner 970x90

Halal bihalal ini dihadiri ratusan kader PDI Perjuangan se-Jawa Barat, struktural, sayap dan badan partai yang kompak mengenakan busana putih.

Hadir Sekretaris DPD PDI Perjuangan Ketut Sustiawan, Bendahara Ineu Purwadewi Sundari beserta anggota DPRD Jawa Barat, Kota/Kab Fraksi PDI Perjuangan dan Kepala Daerah dari PDI Perjuangan.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono mengatakan halal bihalal merupakan produk asli Indonesia.

“Istilah halal bihalal dipopulerkan oleh Presiden Soekarno yang pada tahun 1948 mengundang salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Wahab Chasbullah. Saat itu, Soekarno meminta masukan dari KH Wahab Chasbullah untuk mendamaikan berbagai pihak, golongan dan elite politik yang berbeda pandangan,” kata Ono saat memberikan sambutan.

Ono mengatakan, menjawab pertanyaan Bung Karno, KH Wahab Chasbullah mengusulkan untuk diadakan acara silaturahmi.

Kebetulan saat itu menjelang Hari Raya Idul fitri 1367 H. Presiden Soekarno dan KH Wahab Chasbullah kemudian sepakat dengan istilah halal bihalal.

“Para elite politik tidak mau bersatu, itu karena mereka saling menyalahkan. Saling menyalahkan itukan dosa. Dosa itu haram. Supaya mereka tidak punya dosa, maka harus dihalalkan. Makanya ada istilah halal bihalal,” kata anggota Komisi IV DPR RI ini.

Ono juga menyampaikan jelang Pemilu 2024, seluruh kader PDI Perjuangan harus fatsun pada instruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri

Sebagai partai pro rakyat, kata Ono, PDI Perjuangan harus terus mengobarkan semangat pembangunan dengan berupaya memupuk kepercayaan masyarakat dengan selalu bersama rakyat dalam susah dan senang.

“Seluruh kader harus patuh pada instruksi Ibu Ketum Megawati Soekarnoputri agar turun ke lapangan membantu rakyat karena kekuasaan bukanlah tujuan utama,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut kader PDI Perjuangan juga mendapat siraman rohani dari KH. Ahmad Ru’yat.

Di akhir acara Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono memberikan cenderamata kepada KH. Ahmad Ru’yat berupa sorban berwarna merah. (*)

Sumber : PDI Perjuangan Jabar com

Print Friendly, PDF & Email