H. IYOS SAMBUT BAIK KUNJUNGAN IOM, BAHAS PENCEGAHAN TPPO DI SUKABUMI

oleh -
Wakil Bupati Sukabumi Drs. H. Iyos Somantri, M.S.i., menerima kunjungan dari International Organization for Migration (IOM) Indonesia ke Pendopo

Wartawan Wahyu Humaedi

Sukabumionline.net, Sukabumi- Wakil Bupati Sukabumi Drs. H. Iyos Somantri, M.S.i., menerima kunjungan dari International Organization for Migration (IOM) Indonesia ke Pendopo, Rabu, (18/05/2022). Kunjungan tersebut untuk beraudiensi sekaligus membahas persiapan rapat koordinasi (rakor) anggota gugus tugas pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) Kabupaten Sukabumi.

banner 970x90

Dalam audiensi tersebut, H. Iyos meminta keberadaan IOM Indonesia di Kabupaten Sukabumi bisa membantu pemerintah. Terutama, untuk mengetahui penyebab terjadinya TPPO di Kabupaten Sukabumi secara lebih mendalam. Sehingga, pemerintah bisa mencegah dan menangani sedini mungkin ketika ada TPPO.

“Mari kita mencari solusi untuk meminimalkan TPPO di Kabupaten Sukabumi, sehingga TPPO tidak ada lagi di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Apalagi, Kabupaten Sukabumi ini sangat luas. Sehingga, memerlukan kerjasama dengan berbagai pihak untuk mencegah dan menanggulangi TPPO.

“Kita ini daerah terluas kedua, setelah Banyuwangi di Jawa-Bali. Tapi dengan bahu-membahu pasti bisa menanggulanginya,” ucapnya.

National Project Officer IOM Indonesia Eny Rofiatul mengatakan, kehadirannya di Sukabumi berkaitan TPPO. Terutama, dari sisi upaya terpadu menangani korban dan hak-hak korban TPPO.

“Kami sangat mensupport peran pemerintah. Maka dari itu, gugus tugas di Kabupaten Sukabumi lebih aktif,” ungkapnya.

Bahkan IOM akan melaksanakan rakor untuk mengidentifikasi layanan di gugus tugas. Apalagi dalam gugus tugas itu, diisi sejumlah perangkat daerah terkait.

“Akan kita identifikasi, setiap perangkat daerah yang tergabung akan mengisi layanan yang mana. Sehingga, ketika ada korban TPPO tidak sulit lagi menanganinya,” bebernya.

Tak hanya itu saja, dalam beberapa bulan ke depan, IOM akan mengadakan pelatihan ke gugus tugas. Baik di tingkat nasional maupun kota/kabupaten. (*)

Print Friendly, PDF & Email