Pengukuhan dan Pelantikan Ketua Pengurus PD PGM Indonesia Kabupaten Sukabumi, Masa Bakti 2022 – 2027

oleh -
Ahmad Jajuli, S.Ag., M.M., dilantik dan dikukuh kan oleh DPW PGM Provinsi Jawa Barat sebagai Ketua Pengurus PD PGM Indonesia Kabupaten Sukabumi, Masa Bakti 2022 - 2027

Wartawan Wahyu Humaedi

Sukabumionline.net, Sukabumi-  Setelah melalui peroses dan rangkaian kegiatan dari mulai muscab, musda dan juga yang lainnya, kemudian menghasilkan ketua terpilih, kali ini resmi kepengurusan PD PGM Indonesia Kabupaten Sukabumi dinakhodai Ahmad Jajuli, S.Ag., M.M., dilantik dan dikukuh kan oleh DPW PGM Provinsi Jawa Barat.

banner 970x90

Acara yang bertemakan Guru Madrasah Bersatu dan Kuat, Madrasah Hebat Bermartabat, dan PGM Indonesia Maju Sepanjang Hayat, Berjuang Bersama Rakayat, dilaksanakan di aula Graha KPDA jalan Pelabuhan II Sukabumi, Sabtu (26/03/2022).

Wawan Setiawan, M.Pd., M.M., Ketua Bidang Riset dan Pengembangan Lembaga, yang mewakili panitia pelaksana, saat dimintai tanggapan mengatakan ” pelantikan dan pengukuhan PD PGM Indonesia Kabupaten Sukabumi ini, yang pertama diharapkan mampu bersinergi dan berkoordinasi lebih baik lagi dengan pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa sehingga memiliki daya saing yang tinggi khususnya di Kabupaten Sukabumi. yang kedua untuk mempercepat kerja organisasi yang bisa berjalan sesuai tupoksinya, dalam menjalankan dinamika gerak organisasi untuk mewujudkan cita-cita yang sesuai dengan aspirasinya”

Sementara Ketua PD PGM Indonesia Kabupaten Sukabumi, Ahmad Jajuli, S.Ag., M.M., sebelumnya mengucapkan selamat kepada semua jajaran yang telah dilantik, dan PGM ke depannya akan dilakukan penguatan dulu di dalamnya, dan untuk di luar juga kita akan membangun komunikasi dengan berbagai elemen dengan organisasi lain termasuk juga dengan PGRI dan supaya bisa bersama-sama bagaimana ke depannya untuk memperjuangkan guru bukan saja di dinas pendidikan tapi juga di kementerian agama.

Jajuli berharap “untuk pemerintah Kabupaten Sukabumi khususnya karena memang sampai saat ini, PGM itu sangat sulit mengusulkan mendapatkan stimulus anggaran dari APBD Kabupaten baik itu untuk operasional PGM ataupun yang lainnya sampai dengan hari ini belum , tapi insya allah ke depannya akan dilakukan komunikasi, mudah-mudahan bisa karena melihat di Kabupaten lain bisa.

Menurutnya jangankan untuk operasionalnya, itu ada khusus untuk PGM nya, untuk gurunya termasuk juga ada mobilnya dari pemda seperti otoritas yang lain, harapannya ke pemerintah daerah itu ada satu bentuk perubahan perhatian artinya ada perubahan yang semakin baik, sesuai dengan selogannya “lanjutkan kebaikan”.

Hanya kalau perhatian ke guru madrasah itu sudah baik, hanya kurang memperhatikan maksudnya tingkatkan kebaikannya begitu tidak lanjutkan, kata Jajuli.

Adapun untuk perovinsi karena anggaran lebih cendrung adanya di tingkat provinsi makanya kami berharap bukannya kepada seorang Kang Haji Adnan sebagai Dewan Pakar, mungkin melalui Kang Hasim tentunya komunikasinya supaya bisa mengawal juga turut memikirkan pemahaman-pemahaman, untuk kemadrsahan yang bisa disalurkan dari anggaran Provinsi. (*)

Print Friendly, PDF & Email