Komisi II DPRD Bersama Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi, Melakukan Kunjungan Studi Komparasi Ke Bappeda Karawang

oleh -
Komisi II DPRD Bersama Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi, Melakukan Kunjungan Studi Komparasi Ke Bappeda Karawang

Wartawan Aep Saepudin

Sukabumionline.net, Sukabumi- Kegiatan tersebut dalam rangka kaji terap atau studi komparasi penerapan perda no. 6 tahun 2104 tentang Corporate Social Responsibility (CSR).

banner 970x90

Pada kesempatan tersebut hadir Ketua Komisi ll ( Dua) Deni Gunawan, Wakil Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali, dan seluruh anggota Komisi II, bertempat di kantor Bappeda Kabupaten Karawang.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Nasrudin Sumitrapura, S.Pd. dari Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan kepada awak media. Rabu (23/03/2022)

“kunjungan kerja Kita kali ini, atau kaji terap perda tentang tanggung jawab sosial perusahaan dan kemitraan Corporate Social Responsibility ( CSR )”.

Hal ini mengacu pada Perda No. 6 tahun 2014. Kami, bersama bappelitbangda Kabupaten Sukabumi dan Komisi ll (Dua) melakukan studi komparasi ke Kabupaten Karawang, karena Kabupaten Karawang, pernah mendapat CSR award, CSR Kabupaten Karawang per 10 Desember 2021 angkanya di Rp. 10.079.648.295, jauh lebih besar dibandingkan dengan Kabupaten Sukabumi, yang hanya Rp. 2,120.751,081,” jelasnya”.

Nasrudin membeberkan dalam kaji Perda atau studi komparasi tersebut, paling tidak kami mendapatkan 2 point yang berbeda, yang belum diterapkan d Kabupaten Sukabumi.

pertama lanjut H. Nasrudin Kabupaten Karawang sudah merilis plafrom E- CSR, atau CSR yang sudah disiapkan melalui platfrom elektronik. “jadi perusahaan yang terdaftar nanti akan mengisi menu-menu, atau form-form yang disiapkan di E-CSR, juga pihak Pemda di dalamnya sudah menyiapkan beberapa kebutuhan yang mesti dibantu oleh perusahaan,” tambahnya”.

Misalkan kebutuhan perbaikan Rutilahu, atau perbaikan yang lainnya, lanjut Nasrudin, perusahaan nanti bisa memilih untuk membantu sesuai dengan kemampuan dan kewajibannya, dan mengisi menu yang ada di E-CSR, sehingga Pemda mengetahui berapa CSR yang dikeluarkan oleh perusahaan tersebut.

Dan Kabupaten Sukabumi sendiri, belum menerapkan E- CSR, hanya ada forum CSR yang sudah terbentuk walaupun kinerjanya belum maksimal.

Dalam hal ini , Bappeda Karawang sudah menerapkan sanksi yang telah diatur lebih lanjut, apabila ada perusahaan yang mengindahkan perda CSR ini maka dikenakan sanksi mulai sanksi ringan sampai berat , hal ini menjadi salah satu motivasi buat perusahaan untuk mematuhinya, ke depan kita mau coba terapkan juga di Kabupaten Sukabumi, dimana masih minimnya peran serta perusahaan yang kontinyu mengeluarkan dana CSR nya, kami akan mengadopsi hal-hal positif, yang kami dapatkan pada kunjungan kerja kali ini ” pungkas H. Nasrudin ” (*)

Print Friendly, PDF & Email