Perkuat Mulok, Wabup H. Iyos Somantri Meminta Guru PJOK Harus Miliki Kompetensi Di Bidang Cabor Pencak Silat

oleh -
Wakil Bupati Sukabumi Drs. H. Iyos Somantri, M.S.i., meminta guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK) tingkat SD se- Kabupaten Sukabumi memiliki kompetensi di bidang Pencak Silat dan memiliki panduan dalam pelaksanaan pembelajaran tentang pendidikan pencak silat di masing-masing sekolah

Wartawan Aep Saepudin

Sukabumionline.net, Sukabumi- Wakil Bupati Sukabumi Drs. H. Iyos Somantri, M.S.i., meminta guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK) tingkat SD se- Kabupaten Sukabumi memiliki kompetensi di bidang Pencak Silat dan memiliki panduan dalam pelaksanaan pembelajaran tentang pendidikan pencak silat di masing-masing sekolah.

banner 970x90

Hal itu disampaikan Wakil Bupati saat membuka Bimtek Peningkatan Kapasitas Kompetensi Dasar Kurikulum Mulok Pencak Silat di kawasan Selabintana Kecamatan Sukabumi, Selasa (22/03/22).

Menurut Wabup Drs. H. Iyos Somantri, M.Si., Bimtek harus dijadikan momentum untuk menambah wawasan dan melatih keterampilan guru PJOK SD salah satunya di bidang bela diri Pencak Silat. “Peningkatan kualitas pendidikan formal diantaranya dapat ditempuh dengan meningkatkan kompetensi guru menyesuaikan kurikulum muloknya sesuai tuntutan yang berkembang secara dinamis, kita menyadari bahwa kompetensi guru merupakan hal yang sangat krusial, mengingat guru merupakan ujung tombak pendidikan” ungkapnya.

Wabup juga mengapresiasi komitmen Dinas Pendidikan dalam upaya meningkatkan kompetensi guru diantaranya bimtek peningkatan kompetensi guru olahraga SD dengan muatan lokal Pencak Silat. “Budaya Pencak Silat harus untuk kemajuan dan prestasi olahraga yang bisa mengharumkan Kab. Sukabumi” ujarnya.

Sebelumnya Kadis Pendidikan Kabupaten Sukabumi Mohammad Solihin, S.Pd., M.M.Pd mengatakan bahwa Bimtek terkait muatan lokal Pencak Silat yang dilaksanakan 22 s/d 23 Maret 2022 di Selabintana Kecamatan Sukabumi. “Bimtek diikuti oleh 103 orang guru SD se-Kabupaten Sukabumi, tujuan Bimtek untuk menyamakan persepsi mengenai budaya pencak Silat yang sudah diakui oleh Unesco dan strategi pengembangan Pencak Silat di SD Kabupaten Sukabumi” pungkasnya”. (*)

Sumber : DKIP

Print Friendly, PDF & Email