Muhammad Jaenudin Selesaikan Rangkaian Kegiatan Reses Keduanya, Di Desa Sirnajaya Warung Kiara

oleh -
Sukabumionline.net, Sukabumi- Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Barat, Muhammad Jaenudin, S.Ag., M.H., menyelesaikan rangkaian kegiatan Reses keduanya tahun sidang 2021-2022, acaranya di gelar di Desa Sirnajaya Kecamatan Warung Kiara Kabupaten Sukabumi

Wartawan Aep Saepudin

Sukabumionline.net, Sukabumi- Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Barat, Muhammad Jaenudin, S.Ag., M.H., menyelesaikan rangkaian kegiatan Reses keduanya tahun sidang 2021-2022, acaranya di gelar di Desa Sirnajaya Kecamatan Warung Kiara Kabupaten Sukabumi, Selasa (15/03/2022)

banner 970x90

Muhammad Jaenudin yang duduk di Komisi V (lima) DPRD Provinsi Jawa Barat, terus melaksanakan serapan aspirasi sampai di titik terakhir, dari tujuh titik yang sudah dilaksanakan dan di lokasi kedelapan di Desa Sirnajaya menjadi sandaran terakhir Muhammad Jaenudin melaksanakan resesnya,

Semua lokasi titik kegiatan tersebut merupakan daerah pemilihan jabar (V) lima , Kota dan Kabupaten Sukabumi yang dimana beliau berangkat menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat,

Dalam pelaksanaan reses Muhammad Jaenudin di lokasi kegiatan trakhir, Muhammad Jaenudin didampingi para pengurus partai di daerah pemilihan l (satu) Kabupaten Sukabumi, serta
nampak hadir perwakilan unsur muspika, juga para perangkat Desa Sirnajaya yang dipimpin Kades Dirman Sudirman, juga ulama dan tokoh masyarakat setempat,

Acara di isi dari mulai ramah tamah dengan warga sekitar melalui silaturahmi juga dengan konstituen yang mengikuti acara tersebut,

Beberapa usulan atau ajuan dari masyarakat juga konstituen yang disampaikan kepada Muhammad Jaenudin, melalui sesi tanya jawab di acara reses , seperti diantaranya ada usulan para petani, nelayan dengan usulan sarana prasarana untuk nelayan, sektor pariwisata, yang ingin adanya intervensi anggaran Pemprov Jabar,

Juga dibahas pula tentang polemik penerimaan Bantuan Hibah untuk lembaga pendidikan keagamaan yang cenderung mengakomodir lembaga-lembaga besar, sedangkan yang lembaga kecil cenderung tertinggal, ucap salahsatu konstituen dalam pertemuan tersebut.

Menanggapi masukan serta usulan tersebut, Muhammad Jaenudin yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat memberikan mekanisme pengajuan yang mesti dilakukan oleh lembaga bilamana ingin mengajukan bantuan,

“Sekarang ini semua usulan atau ajuan sudah harus dilakukan berdasarkan prosedur pengajuan, dan sudah tidak lagi manual, tapi harus lewat aplikasi, yang tadi itu aplikasi SIPD,

Tapi harus ditujukannya ke Bappeda Provinsi bukan yang Kabupaten, kalau ingin adanya intervensi anggaran Provinsi , ketika nanti sudah masuk di sistem tersebut, nanti kita dorong melalui rapat sidang kami di Gedung DPRD Provinsi dengan TAPD Pemprov Jabar Untuk selanjutnya ditindak lanjuti di anggaran tahun berikutnya ” Ujarnya ” (*)

Print Friendly, PDF & Email