BPBD Bagikan Masker di Tengah Penertiban PKL

oleh -
Petugas BPBD Kota Sukabumi tetap aktif membagikan masker kepada para pedagang dan warga di tengah kegiatan penertiban PKL di sejumlah ruas jalan.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Badan Penanggulangan Bencana  Daerah (BPBD)  Kota Sukabumi menerjunkan personel untuk bergabung dengan tim penertiban PKL di sejumlah ruas jalan di Kota Sukabumi. Di lapangan, personel BPBD tetap memperhatikan aspek keselamatan warga dari penyebaran Covid-19 dengan membagikan masker kepada warga dan para pedagang yang sedang bersiap-siap untuk pindah ke Pasar Pelita.  

banner 970x90

Dihubungi wartawan via telepon seluler, Senin (14/2/2022)  Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi H. Imran Whardani mengatakan, pihaknya menerjunkan tim reaksi cepat penanggulangan bencana untuk membantu petugas gabungan dalam penertiban lapak PKL. Tugas tim ini terkait dengan penertiban benda-benda yang dapat mengencam keselamatan warga dan petugas lapangan.

“Kami bersama petugas dari PLN ikut membereskan kabel listrik di lokasi penertiban lapak PKL. Kami juga membagikan masker untuk mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dalam penerapan prokes,” kata Imran.

Berita terkait: Petugas Gabungan Membongkar Kios PKL di Jalan Perniagaan

Penertiban PKL direncanakan selama 10 hari yang ditargetkan selesai pada 21 Februari mendatang.  Imran juga membagi timnya ke dalam beberapa regu untuk membantu kelancaran penertiban PKL hingga selesai. 

“Tim dari BPBD selalu siap dan sigap untuk membantu kelancaran penertiban PKL. Kami juga terus mengingatkan masyarakat dan petugas untuk memperhatikan prokes karena Covid-19 belum berakhir,” ujarnya.

Pada bagian lain Imran menjelaskan perkembangan cuaca di Kota Sukabumi. Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG,  Kota Sukabumi masih dilanda cuaca ekstrem sampai dengan bulan April 2022. Puncak hujan terjadi pada bulan Februari 2022. Imran mengatakan jajarannya siap siaga 24 jam untuk menghadapi segala jenis ancaman bencana. 

“Kami tetap memonitor dan memantau kondisi wilayah ketika turun hujan yang intensitasnya cukup tinggi, termasuk mempersiapkan peralatan untuk mengantisipasi terjadinya bencana,” terangnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email