Polisi Sagaranten Membekuk Pria Misterius yang Menyerang Pemilik Warung di Gunungbentang

oleh -

Wartawan M. Hamjah

Jajaran Polsek Sagaranten Polres Sukabumi berhasil menangkap pria berinisial AD (32) yang diduga melakukan penyerangan dan percobaan pencabulan terhadap pemilik warung di Kampung Ciketa, Desa Gunungbentang, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Polisi langsung menetapkan AD sebagai tersangka pelaku penyerangan dan pencabulan.

banner 970x90

“Kami menindaklanjuti paloran dari korban. Setelah melakukan penyelidikan, kami berhasil mendapatkan informasi keberadaan pelaku,” kata Kapolsek Sagaranten Iptu Aap Syaripudin kepada wartawan, Sabtu (29/1/2022).

Dari hasil penyelidikan, ujar dia,  didapatkan informasi bahwa AD diduga kuat sebagai pelaku perbuatan cabul serta penganiayaan terhadap perempuan pemilik warung. Akhirnya AD diamankan unit Reskrim Polsek Sagaranten.

“Pelaku mengakui telah melakukan perbuatannya,” ujar Iptu Aap.

Selain menangkap AD, Polsek Sagaranten juga mengamankan beberapa barang bukti antara lain satu unit sepeda motor serta baju yang dipakai pelaku pada saat melakukan aksinya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, soerang pria misterius ujug-ujug menyerang wanita pemilik warung di Kampung Ciketa, Desa Gunungbentang, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi.  

Awalnya pemilik warung bernama Heti pada Sabtu (22/1/2022) kira-kira pukul 11.30 WIB sedang menjaga warung. Entah dari mana munculnya datang seorang pria yang tidak dikenalnya hendak membeli kopi. Heti melayaninya dengan baik layaknya kepada pembeli.

Tidak lama kemudian, pria itu meminta akan menumpang buang hajat ke kamar kecil. Heti mempersilakannya. Situasi di warung sedang sepi, tidak ada orang lain selain Heti dan pria misterius tersebut. Selesai urusannya di toilet, pria itu mendekati Heti yang sedang menggoreng keripik.

Tiba-tiba si pria membekap Heti dari belakang. Setelah itu dia melancarkan serangan fisik dan menyeret Heti ke ruangan belakang. Heti tidak berkutik setelah berada di dalam ruangan. Namun dia masih bisa melakukan perlawanan dan berteriak.

Teriakan itu mengundang perhatian warga. Tidak berapa lama, warga mengejar pria tersebut. Namun penjahat yang kemudian diketahui bernama AD itu meoloskan diri dengan sepeda motor. (*)

Print Friendly, PDF & Email