Wabup Apresiasi Peran dan Kiprah Sanggar Seni Mustika Cahya Linuhung

oleh -
Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri (tengah) ketika menghadiri pembukaan Sawala Luhung Sanggar Seni Mustika Cahya Linuhung di Karangtengah, Cibadak.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi H. Iyos Somantri menghadiri sawala luhung atau musyawarah besar (mubes) Sanggar Seni Mustika Cahya Linuhung. Pada kesempatan itu wabup menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar Mustika Cahya Linuhung atas kiprah dan perannya dalam memajukan dan melestarikan budaya Sunda.

banner 970x90

Sawala luhunung digelar di lingkung seni Mustika Cahya Linuhung, Jalan Al-Muhidin Kampung Kaum Kaler RT 04 RW 01 Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (26/1/2022). Kegiatan tersebut mengugung tema “sejahtera pelakunya lestari budayanya” dengan salah satu agendanya membahas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pupuhu dan keluarga besar Mustika Cahya Linuhung yang sudah banyak meraih prestasi dan melaksanakan kegiatan seni budaya,” ujar Iyos.

Menurutnya, budaya yang harus berdampak multiflier effect terhadap kesejahteraan di lingkungannya yang sejalan dengan upaya memelihara dan melestarikan budayanya. 

“Kami harapkan pemerintah daerah bisa bersinergi dengan pelaku seni untuk mempertahankan juga mengoptimalkan fungsi budaya bangsa khususnya budaya Sunda,” tuturnya. 

Wabup juga meminta jajarannya untuk terus melakukan pembinaan  terhadap pelaku seni dalam rangka memperluas eksistensi budaya di lingkup pendidikan dan di tengah masyarakat.

Atas nama Pemkab Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri  menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Sanggar Seni Mustika Cahya Linuhung atas kiprahnya dalam memajukan dan melestarikan budaya Sunda.

Di tempat yang sama Pimpinan Sanggar Seni Mustika Cahya Linuhung, Riyad Hariadi mengatakan, sanggar yang dipimpinnya telah berkiprah selama 8 tahun. Sanggar ini telah memiliki legalitas dari Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga.  

Selama satu windu, ujar Riyad, sanggar yang dipimpinnya telah melakukan banyak hal antara lain mewakili Sukabumi dalam mengisi acara di Taman Mini Indonesia  Indah (TMII) dan mewakili Provinsi Jawa Barat pada pergelaran seni budaya Indonesia di TMII.

“Kami juga pernah tampil mewakili Kabupaten Sukabumi di ajang  Indonesia Orchestra and Ensemble Festival di Taman Ismail Marzuki,” kata dia. (*)

Print Friendly, PDF & Email