Bupati Monitoring Vaksinasi Anak di SDN Kutamaneuh dan SDN 6 Gunungguruh

oleh -
Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami berbincang-bincang dengan Kepala Desa Cikujang Heni Mulyani di SDN Kutamaneuh Kecamatan Gunungguruh di tengah monitoring vaksinasi anak di SDN Kutamaneuh.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menggelar monitoring pelaksanaan vaksinasi anak di Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Kamis (20/1/2022). Monitoring dilaksanakan di SDN Kutamaneuh dan SDN 6 Gunungguruh di Desa Cikujang. 

banner 970x90

Dalam perjalanan monitoringnya, bupati singgah di Balai Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh. Rombongan bupati diterima oleh Kepala Desa Cikujang Heni Mulyani. Dari balai desa, bupati langsung menuju SDN Kutamaneuh didampingi Kades Heni.

Di tempat vaksinasi anak, bupati berbincang dengan sejumlah siswa SD yang ditemuinya untuk memberikan motivasi agar mereka lebih bersemangat dan tidak takut divaksin. Saat ini vaksinasi anak sedang digencarkan di Kabupaten Sukabumi untuk menumbuhkan daya imun anak umur 6-11 tahun.

Pada vaksinasi di dua SD itu, penyelenggara dari Puskesmas Gunungguruh menargetkan 595 siswa diberi suntikan vaksin dengan rincian 384 orang di SDN Kutamaneuh dan 211 anak di SDN 6 Gunungguruh.

“Kita percepat vaksinasi anak agar sistem kekebalan tubuh para siswa jadi semakin baik. Sehingga ketika belajar, mereka bisa terhindar dari penyebaran Virus Corona,” kata bupati ketika ditemui di SDN Kutamaneuh.

Sejauh ini, capaian vaksinasi anak sudah berada di angka sekitar 55 persen. Bupati menargetkan vaksinasi anak dosis 1 selesai pada akhir bulan Januari.

“Masih ada waktu 11 hari. Kami yakin target tersebut dapat tercapai karena anak-anak sudah masuk sekolah. Jadi vaksinasi bisa digencarkan. Stok vaksin juga sangat mencukupi baik untuk vaksinasi anak juga untuk dewasa,” kata Marwan.

Untuk vaksinasi dosis ketiga atau booster, pelaksanaannya dimulai tanggal 24 Januari 2022 mendatang. Peluncurannya direncakan di Setda Kabupaten Sukabumi di Palabuhanratu. 

“Booster rencananya dimulai Senin depan. Orang yang telah selesai divaksin dosis kedua dengan rentang waktu lebih dari enam bulan dipersilahkan mengikuti vaksin booster,” ujar dia.

Bupati juga terus mengingatkan masyarakat untuk mendisiplinkan dalam penerapan protokol kesehatan, termasuk oleh warga yang telah divaksin. (*)

Print Friendly, PDF & Email