Dana Desa Menunjang Ketangguhan Ekonomi Desa di Tengah Pandemi

oleh -
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Desa PDTT) Abdul Halim Iskandar (kedua dari kiri) hadir pada acara peringatan sewindu lahirnya UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa di Kampung Adat Cipta Gelar.

Wartawan M. Ridwan Cangehgar

Di tengah badai wabah Covid-19, desa menjadi salah satu pilar tangguh yang menunjang ketahanan perekonomian nasional. Selama terjadi pandemi, desa tidak goyah dan tetap tangguh dalam melanjutkan program-program pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan penyaluran bantuan langsung tunai untuk warga terdampak Covid-19.

banner 970x90

Hal itu dikatakan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Desa PDTT) Abdul Halim Iskandar saat menghadiri peringatan sewindu atau delapan tahun lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa bertempat di Kampung Adat Kasepuhan  Cipta Gelar Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (15/1/2022).

“Ketahanan ekonomi desa selama pandemi ditunjang salah satunya oleh Dana Desa yang dari tahun ke tahun besarannya terus meningkat. Dana Desa ini menjadi penopang utama APBDes,” kata Abdul Halim.

Sudah saatnya, lanjut dia, kepercayaan terhadap desa ditingkatkan oleh seluruh pemangku kepentingan di lingkungan pemerintahan. Hal ini berangkat dari fakta dari tahun ke tahun performa desa dalam mengelola Dana Desa maupun program kerja kian meningkat.

Saat ini, lanjut dia, pemerintah sedang menyusun data desa berbasis SDGs (Sustainable Development Goals/Tujuan Pembangunan Berkelanjutan). Nanti kelak jika data SDGs desa ini telah rampung, hal ini akan menjadi titik tolak percepatan pembangunan desa.

“Data SDGs desa ini akan dijadikan instrumen bagi semua pihak agar urusan data bisa langsung tanya ke desa. Kumpulan data ini akan menjadi pintu masuk bagi kalangan yang membutuhkan data,” tuturnya. 

Pada peringatan sewindu UU Desa tampak hadir Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, Ketua Kampung Adat Kasepuhan Cipta Gelar Abah Ugi Sugriana Rakasiwi, dan para kepala desa. Kegiatan tersebut mengusung tema “Percaya Desa, Desa Bisa”.

Sekda Ade menyampaikan rasa bangga karena Menteri Desa PDTT dapat berbaur dengan kehidupan masyarakat di Kampung Adat Cipta Gelar sehingga dia dapat merasakan langsung kehidupan keseharian menjadi warga di kampung kasepuhan  tersebut.

“Mudah-mudahan pengalaman ini menjadi kesan yang  indah sehingga dapat meningkatkan hubungan yang lebih erat antara Kementerian Desa PDTT dan Pemkab Sukabumi,” ujar Ade. (*)

Print Friendly, PDF & Email