Jasad Abdul Rohman Ditemukan Pemancing Setelah 15 Hari Ditelan Sungai Cikaso

oleh -
Proses evakuasi jasad Abdul Rohman dari Leuwi Batukarut Sungai Cikaso di Kampung Saronge, Desa Desa Mekarsari, Kecamatan Sagaranten.

Wartawan M. Hamjah

Setelah 15 hari dinyatakan hilang terseret banjir, Abdul Rohman  (20)  warga Kampung Puncak Kalong RT 07 RW 04 Desa Curugluhur, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi akhirnya ditemukan dalam keadaan tewas, Selasa (4/1/2022). Jasad Abdul Rohman ditemukan oleh Entis (45) warga Desa Mekarsari, Kecamatan Sagaranten ketika dia hendak pergi memancing di Sungai Cikaso.

banner 970x90

Berdasarkan penuturan yang bersangkutan, saat itu Etis hendak memancing ikan di Sungai Cikaso sekira pukul 06.00 WIB. Saat memasang alat pancing di pinggiran sungai tiba-tiba dia mencium bau yang menyengat dengan aroma yang tidak sedap. Lokasinya di sekitar lubuk bernama Leuwi Batukarut di Kampung Saronge Desa Mekarsari, Kecamatan Sagaranten.

Karena penasaran, dia langsung mencari asal bau yang tidak sedap itu. Entis mencari-cari sumber bau dengan mengandalkan penciumannya. Hingga akhirnya dia mencapai area yang menjadi sumber bau tidak sedap tersebut di pinggir sungai di antara tebing bebatuan. Entis melihat kantung plastik mengambang.

Lalu dia pun mengangkat plastik yang menjadi sumber bau. Saat itulah Entis melihat kaki menyembul dari balik kantung plastik.

Entis langsung melaporkan temuannya kepada warga sekitar yang diteruskan kepada Muspika Sagaranten. Sekitar pukul 07.30 WIB, jajaran Muspika yang terdiri dari Danramil 0622-11 Sagaranten, Polsek Sagaranten Polres Sukabumi, Sekmat Sagaranten tiba di lokasi. Mereka bersamaan tibanya dengan Satpol PP Sagaranten, P2BK Sagaranten, BPBD, dan Potensi SAR Gabungan. 

Berdasarkan pemeriksaan selintas, tim dan warga menyimpulkan, jasad tersebut adalah Abdul Rohman yang tenggelam dan hanyut di Sungai Cikaso pada Selasa (21/12/2021). Jadi jasad korban sudah berada di bawah penguasaan Sungai Cikaso selama 15 hari. Abdul Rohman tenggelam pada Selasa Legi dan ditemukan jasadnya pada Selasa Kliwon.

Kondisi tubuhnya sudah dalam keadaan hancur dan busuk. Beberapa bagian tubuhnya terkelupas dan tidak utuh lagi. Bau menyengat menyebar di sekitar tempat penemuan mayat.

Mayat Abdul langsung dievakuasi dari lokasi penemuan ke rumah keluarganya. Pihak keluarga menolak untuk dilaukan otopsi karena kematian Abdul murni kecelakaan. Mereka menerima sebagai musibah. Hari ini juga mayatnya akan dibawa ke kampung halaman korban di Kampung Cileueur, Desa Hegarmanah, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur.

Kepala Desa Curugluhur, Kecamatan Sagaranten Deni Jaya Wiguna menjelaskan, korban adalah warga yang hanyut pada akhir bulan Desember 2021 lalu. Jadi mayat itu merupakan korban kecelakaan sungai. Kades Deni ikut mengantarkan jenazah Abdul dari Kampung Saronge ke rumahnya di Kampung Puncak Kalong Desa Curugluhur.

Jarak dari titik hanyut ke tempat penemuan mayat sekitar 6 kilometer. Seperti diberitakan sebelumnya, Abdul Rohman hanyut dan tenggelam di Sungai Cikaso pada Selasa (21/12/2021) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu Rian sedang membantu pengangkatan kayu gelondongan yang dihanyutkan melalui anak Sungai Cikaso.

Berdasarkan informasi dari warga sekitar, anak sungai itu tidak terlalu besar lebarnya cuma 2,5 meter dengan kendalaman kira-kira 1 meter. Namun tanpa disangka tiba-tiba datang gelombang air yang cukup besar dari arah hilir pada anak sungai tersebut. Air datang begitu cepat sehingga Rian tidak sempat menghindarinya.

Air bandang ini menghayutkan tubuh korban dan membawanya  ke batang Sungai Cikaso. Korban langsung hanyut dan tenggelam. Tim gabungan melakukan pencarian secara intensif di sepanjang Sungai Cikaso selama 1 minggu berturut-turut setiap hari. Namun sampai pencarian dihentikan, tim tidak dapat menemukan jasad Abdul. (*)

Print Friendly, PDF & Email