Lagi, Palabuhanratu Banjir Usai Diguyur Hujan Satu Jam

oleh -
Kantor Kelurahan Palabuhanratu direndam banjir yang dipincu oleh luapan air sungai di ibu Kota Kabupaten Sukabumi tersebut.

Wartawan M. Ridwan Cangehgar

Hujan yang mengguyur Palabuhanratu selama satu jam membuat sedikitnya 4 sungai meluap. Keempat sungai tersebut yaitu Sungai Cipalabuhanratu, Cipanyairan, Ciparigi Cangehgar, dan Sungai Cibelang.

banner 970x90

Dilaporkan luapan Sungai Cipalabuhanratu telah membuat Kampung Gumelar dan sejumlah rumah warga yang berada di bantaran sungai terendam air. Terjangan banjir juga membuat panik para pemilik warung yang berada di bantaran sungai, tepatnya di depan dermaga Palabuhanratu.

Pada pemilik warung berhamburan ke luar sambil menyelamatkan harta bendanya karena khawatir terbawa hanyut ke laut. Kejadian itu berlangsung pada Kamis, 23 Desember 2021 sore.

Sementara luapan Sungai Ciparigi dan Sungi Cangehgar membuat Kantor Kelurahan Palabuhanratu dan puskesmas terendam banjir setinggi satu meter. Banjir semakin besar karena ditambah kiriman air hujan dari Jalan Ahmad Yani Cangehgar yang tak mampu tertampung oleh saluran pembuangan air yang tidak berfungsi dengan baik.

Sejauh ini belum ada kabar jumlah kerugian yang diakibatkan banjir tersebut. Lurah Palabuhanratu Herdiana belum bisa mendata dengan pasti dampak dari banjir yang menerjang wilayahnya itu.

“Kami belum mendata dampak banjir ini karena kantor kelurahan pun menjadi korban banjir. Para petugas kami masih sibuk mengamankan dokumen agar tidak hancur,” ujar dia.

Herdiana memastikan telah melaporkan kejadian tersebut kepada kantor kecamatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Dia juga mengaku telah berkoordinasi dengan Satpol PP dan instansi lainnya untuk cek lapangan.

Menurut lurah, hujan kali ini menjadi yang terbesar mengguyur Palabuhanratu pada tahun 2021 ini. Terbukti dengan banyaknya laporan yang masuk dari para ketua RW yang wilayahnya tergenang banjir. Untuk mengantisipasi kejadian serupa, lurah mengimbau warga agar menjaga fungsi saluran air dengan tidak membuang sampah sembarangan. (*)

Print Friendly, PDF & Email