Wali Kota Sukabumi Resmikan Mal Pelayanan Publik

oleh -
Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi memberikan keterangan seputar keberadaan dan fungsi MPP yang diresmikannya.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Pemerintah Kota Sukabumi membuat gebrakan baru demi mempermudah masyarakat mengurus berbagai macam keperluan perizinan. Terobosan itu dinamakan Mal Pelayanan Publik (MPP). Tujuan utama program ini memang satu: membuat mudah warga mengurus izin.

banner 970x90

Peluncuran program MPP ini dilakukan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi di Mall Tiara Toserba, Kamis, 23 Desember 2021. Mall tersebut menjadi lokasi yang dipilih untuk menjalankan program tersebut.  Sebagai langkah awal Pemkot Sukabumi menyewa tempat di toserba tersebut sampai enam bulan ke depan.

Usai meluncurkan program MPP, wali kota menjelaskan pemilihan Mall Tiara didasari pertimbangan lokasinya yang strategis karena berada di pusat kota dan denah ruangannya memungkinkan untuk dijadikan tempat-tempat pelayanan.

Wali kota menyampaikan terdapat 105 pelayanan di MPP ini dari sekitar 22 tempat pelayanan yang ada. Pelayanan yang diberikan di mal ini pun disesuaikan dengan jam kerja kantoran. Fahmi memastikan dengan kehadiran program MPP, pelayanan perizinan kepada masyarakat akan lebih cepat, mudah, dan murah.

“MPP ini merupakan bagian dari inovasi pelayanan kepada masyarakat. Saya berharap MPP ini nantinya bisa berfungsi dengan sebaik-baiknya. Untuk itu masyarakat bisa memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya pula,” kata dia.

Sementara itu  Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) selaku leading sektor MPP, Didin Syarifudin mengatakan pelayanan yang ada di MPP kebanyakan terkait dalam soal perizinan atau rekomendasi. Seperti pelayanan terhadap rekomendasi DLH, UKL dan UPL. Begitu juga rekomendasi AMDAL Lalin, rekomendasi tata ruang untuk siteplan dan pemakaman.

“Pada intinya kami permudah semua layanan perizinan. Jadi semua bisa dilayani di MPP. Warga tidak perlu lagi datang ke dinas-dinas untuk membuat rekomendasi sebab semua layanannya terintegrasi antara satu dinas dengan dinas lainnya,” kata Didin.

Didin juga mengungkapkan kontrak kerja antara DPMPTSP dengan pengelola Mall Tiara Toserba akan berlangsung selama enam bulan ke depan. Usai itu akan dilakukan perpanjangan kontrak kerja sama. “Mudah-mudahan saja pada tahun depan kita bisa punya gedung sendiri untuk Mal Pelayanan Publik ini,” pungkas dia. (*)

Print Friendly, PDF & Email