UPT Dinas PU Segera Perbaiki Jembatan Cipamingkis-Cikarang

oleh -
Tim dari UPT DPU Wilayah 7 Sagaranten melakukan pengukuran di jembatan perbatasan Desa Cipamingkis dan Desa Cikarang, Kecamatan Cidolog Kabupaten Sukabumi untuk penanganan sementara dan perbaikan darurat.

Wartawan Ari Dadan Ajo (Kang ADA)

UPT Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Wilayah 7 Sagaranten, Kabupaten Sukabumi bergerak cepat dan gesit untuk memperbaiki prasarana perhubungan yang rusak di wilayah kerjanya. Dalam hal ini juga UPT DPU Wilayah 7 memberikan perhatian sungguh-sungguh terhadap keadaan jembatan perbatasan antara Desa Cipamingkis dan Desa Cikarang, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi.

banner 970x90

Sudah cukup lama jembatan tersebut dalam keadaan rusak akibat tergerus aliran air dan longsor. Jembatan ini jebol di bagian tebing pada taludnya. Bagian yang jebol itu meliputi badan jalan dengan panjang 3 meter dan lebar 2 meter. Akibat kondisi tersebut, jembatan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

Pada Kamis (23/12/2021), Kepala UPT DPU Wilayah 7 Herdi bersama stafnya Endang meninjau jembatan Cipamingkis-Cikarang tersebut. Tim melakukan pengukuran dan pembuatan sketsa situasi jembatan sebagai bahan untuk menyiapkan perbaikan darurat.  

“Perbaikan jembatan ini sangat urgen, mendesak sekali. Kami akan melakukan perbaikan darurat dan penanganan sementara agar jembatan dapat dilalui kendaraan roda empat,” kata Herdi ketika ditemui di lokasi jembatan.

Rencana perbaikan darurat, ujar dia, akan dilakukan dalam waktu singkat ini. Harapan Herdi, setelah jembatan diperbaiki, arus lalu lintas antara Desa Cipamingkis dan Desa Cikarang bisa lebih lancar.  

“Mudah-mudahan perbaikan jembatan ini dapat menunjang kegiatan usaha masyarakat, khususnya sektor pertanian yang membutuhkan akses transportasi untuk pengangkutan hasil panen,” ujar dia.

Seperti diberitakan sebelumnya gara-gara kondisi jalan dan jembatan yang rusak, para petani kesulitan mengirimkan hasil panen ke luar desa. Para tengkulak menawar hasil pertanian warga dengan harga rendah karena mereka kesulitan dalam pengangkutan akibat kondisi jalan dan jembatan yang jelek. (*)    

Print Friendly, PDF & Email