Kakek Misterius Ikut Bantu Petugas Buka Akses Jalan yang Tertutup Longsoran Tebing

oleh -
Mesin beko untuk membuka akses jalan yang asalnya sering macet menjadi normal dan bagus setelah campur tangan seorang kakek misterius.

Wartawan Suryana, S.E.

Seorang kakek berusia 82 tahun berperan penting saat membantu petugas UPTD Pekerjaan Umum Sagaranten, Kabupaten Sukabumi membuka akses jalan yang menghubungkan Sagaranten dengan Kalibunder. Akses jalan tersebut tak bisa dilewati kendaraan karena tertutup material tanah, bebatuan, dan rumpun bambu yang ambruk dari tebing di atasnya.

banner 970x90

Sekretaris Kecamatan Sagaranten Ridwan Agus Mulyawan menceritakan kakek itu tiba-tiba datang dan mendekati beko yang berkali-kali mesinnya mati serta beberapa onderdilnya patah saat sedang membereskan material longsoran tebing. Kejadiannya pada Rabu (22/12/2021) siang.

Kakek yang tak menyebut nama itu lalu menceritakan jika di atas tebing yang longsor terdapat sebuah makam yang dipakai mengubur tiga orang mayat saat zaman pergerakan DI/ TII. “Kami lalu meminta bantuan kakek itu agar diberi kelancaran dalam membereskan bongkahan material yang menutupi jalan,” cerita Sekmat Ridwan.

Ajaibnya, sepeninggal kakek misterius itu, mesin beko yang tadinya sering mati tiba-tiba menjadi perkasa dan sigap mengangkat tumpukan material longsoran. Camat Sagaranten, Kapolsek, dan Danramil serta warga sekitar lalu kembali bahu-membahu membantu petugas UPTD Pekerjaan Umum mengangkat tumpukan tanah, bebatuan, dan rumpun bambu yang menutup jalan.

Menurut Ridwan, akses jalan yang menghubungkan Sagaranten dengan Kalibunder terhambat akibat tingginya curah hujan disertai angin yang menerjang Sagaranten selama dua hari terakhir. Tercatat tiga titik jalan terhambat karena tertutup material tanah, bebatuan dan  rumpun bambu yang ambruk dari longsoran tebing.

“Satu titik dilaporkan terjadi di Kampung Ciguyang Desa Curugluhur dan dua titik lagi di Kampung Cisagu Desa Mekarsari,” tutur Ridwan.

Informasi adanya longsoran material tebing yang menutupi jalan awalnya diperoleh dari laporan Kades Mekarsari Asep ke kantor kecamatan. Usai mendapat laporan, pihak kecamatan segera meminta bantuan UPTD Pekerjaan Umum untuk membersihkan jalan yang tertutup longsoran agar segera bisa dilewati kendaraan. (*)

Print Friendly, PDF & Email