Jalan Ahmad Yani Tertib dan Nyaman, Satpol PP Apresiasi PKL

oleh -
Keadaan Jalan Ahmad Yani tanpa PKL benar-benar tertib dan nyaman serta menyenangkan.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) mengapreiasi sikap para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tidak berjualan di trotoar Jalan Ahmad Yani. Sejalan dengan kehadiran jalur pedestrian di Jalan Ahmad Yani, Pemkot melakukan penertiban terhadap PKL di jalan tersebut. Hasilnya dalam dua hari ini Jalan Ahmad Yani benar-benar bebas PKL.

banner 970x90

“Kami mengapresiasi para PKL yang tidak berjualan di trotoar Jalan Ahmad Yani. Perkembangan di lapangan pada hari kedua penertiban, tingkat kesadaran para PKL luar biasa tinggi. Mereka tidak memaksakan untuk berjualan khususnya di Jalan Ahmad Yani,” kata Kepala Dinas Satpol PP Damkar Kota Sukabumi, Agus Wawan Gunawan ketika ditemui wartawan di Jalan Ahmad Yani, Selasa (21/12/2021).

Keindahan dan ketertiban di Jalan Ahmad Yani yang tanpa PKL, ujar dia, akan dipertahankan untuk jangka waktu yang tidak ditentukan. Tidak hanya kemarin, hari ini, atau beberapa hari ke depan. Untuk itu, Agus memuji sikap PKL yang bersedia untuk meninggalkan Jalan Ahmad Yani.

Dalam operasi penertiban di jalur pedestrian Jalan Ahmad Yani, Satpol PP bergandengan tangan dengan aparat dari Polres Sukabumi Kota, Kodim 0607 Kota Sukabumi, Subdenpom TNI, BPBD, dan Dishub Kota Sukabumi.

“Kami bersama tim gabungan mengapresiasi kesadaran para PKL. Sebenarnya tidak ditertibkan, sebagian PKL meninggalkan Jalan Ahmad Yani atas kesadaran sendiri. Sebelumnya kami telah menyampaikan imbauan beberapa kali kepada mereka termasuk yang dilakukan oleh jajaran Diskumindag,” terang Agus.

Pada hari pertama penertiban hanya ada satu lapak PKL yang diangkut oleh tim gabungan karena pemiliknya tidak ada. Faktanya lapak tersebut telah ditinggalkan pemiliknya selama 3 bulan. Untuk sementara lapak itu diamankan di Mako Satpol PP.

Ke depan, lanjut dia, penertiban PKL akan dilakukan di sejumlah ruas jalan antara lain Jalan Harun Kabir, Stasiun Barat, Stasiun Timur, dan 9 tracking jalan lainnya. Penertiban akan dilakukan secara bertahap karena berhubungan dengan pembangunan Pasar Pelita.

“Satpol PP hanya bertugas untuk penertiban, sedangkan urusan relokasi para PKL ada di ranah Diskumindag,” kata dia.

Sampai sekarang Surat Layak Operasional (SLO) Pasar Pelita belum terbit. Jadi untuk sementara para PKL bertahan dulu di lokasi berjualan sekarang. Insya Allah, ujar Agus, apabila SLO Pasar Pelita telah terbit, semua PKL akan diusahakan bisa tertampung di pasar terbesar di Sukabumi tersebut. (*)

Print Friendly, PDF & Email