Mantan Sekwan dan Bekas Anak Buahnya Ditahan Jaksa

oleh -
Tersangka kasus korupsi penyalahgunaan dana pemeliharaan mobil dinas di lingkungan DPRD Kabupaten Sukabumi digiring menuju Lapas Warungkiara.
Mantan Sekretaris DPRD Kabupaten Sukabumi, MS.

Wartawan Edy Silabahn, S.H.

Mantan Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Sukabumi MS dan bekas bendahara pengeluaran DPRD Kabupaten Sukabumi SK ditahan Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Mereka disangka telah menyalahgunakan anggaran pemeliharaan rutin mobil jabatan operasional di lingkungan DPRD Kabupaten Sukabumi sejak tahun 2015 hingga 2018.

banner 970x90

MS dan SK telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejari Kabupaten Sukabumi. Kepala Kejari Kabupaten Sukabumi, Bambang Yunianto menyampaikan, kerugian negara yang ditimbulkan oleh tindakan koruptif MS dan SK mencapai Rp778.190.172 berdasarkan hasil pemeriksaan BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) Provinsi Jawa Barat.

“Kami telah menetapkan mereka sebagai tersangka kasus penyalahgunaan anggaran pemeliharaan rutin mobil jabatan DPRD Kabupaten Sukabumi tahun 2014 sampai dengan 2018,” kata Bambang kepada wartawan, Jumat (17/12/2021).

“Kedua tersangka ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Lapas Kelas II B Warungkiara,” jelas Bambang.

MS dan SK dengan mengenakan rompi oranye bertuliskan ‘tahanan’ digiring petugas Kejari Kabupaten Sukabumi ke Lapas Warungkiara. Wajah mereka muram seperti menyesal telah melakukan perbuatan yang bertentangan dengan aturan hukum.

Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Sukabumi, Ratno Timur Habeahan Pasaribu menjelaskan, MS dan SK telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik sejak tanggal 9 Desember 2021. Tapi baru ditahan delapan hari kemudian.

“Penyidik akan melakukan penahanan selama 20 hari ke depan terhadap kedua tersangka. Mereka akan dititipkan di Lapas Kelas IIB Warungkiara,” kata Ratno saat jumpa pers di Aula Kantor Kejari Kabupaten Sukabumi. (*)

Print Friendly, PDF & Email