Dikawal Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Vaksinasi di Desa Munjul Libatkan Kampus

oleh -
Pelaksanaan vaksinasi di Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi mendapat pengawalan dari unsur TNI dan Polri dan melibatkan kalangan perguruan tinggi.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Banyak cara untuk meningkatkan pencapaian vaksinasi di tingkat desa, kecamatan, atau kabupaten. Salah satunya seperti dilakukan oleh Pemerintah Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Dalam mengejar capaian target vaksinasi, Pemdes Munjul melibatkan kalangan perguruan tinggi atau kampus.

banner 970x90

Selain itu pada setiap vaksinasi di Desa Munjul, pemdes setempat selalu mendapat pengawalan dan monitoring dari Babinsa Munjul Serka Edi Sukoyo dan Bhabinkamtibmas Desa Munjul Aipda M. Chusairi.

Pada vaksinasi yang digelar di aula Balai Desa Munjul, Selasa (15/12/2021), penyelenggara bekerja sama dengan Univessitas Nusa Putra Sukabumi dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada Bandung (DHB). Tenaga vaksinatornya dari Puskesmas Ciambar.

Kehadiran Universitas Nusa Putra diwakili oleh anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) sebanyak 10 orang, sementara STIKES DBH diwakili para mahasiswa yang diperbantukan sebagai tenaga fasilitator pendukung.

“Kami merasa bangga karena vaksinasi di desa kami mendapat dukungan dari berbagai elemen pemerintahan dan perguruan tinggi. Tentu hal ini dapat mempercepat pencapaian vaksinasi di desa kami,” kata Kepala Desa Munjul, Eman Sulaeman ketika ditemui di tempat vaksinasi.  

Dengan dukungan personel dari berbagai pihak, pelaksanaan vaksinasi menjadi lebih cepat dan lancar. Begitu juga dalam penegakan aturan protokol kesehatan (prokes), penyelenggara dapat melaksanakannya dengan lebih mudah. Semua anggota tim bersama-sama mengimbau peserta vaksinasi untuk menerapkan prokes.

Berdasarkan pantauan di lokasi vaksinasi, semua warga yang akan dan telah divaksin selalu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak ketika berada di dalam antrean. Para petugas terus-menerus mengimbau dan mengingatkan warga untuk menerapkan prokes. Selain itu para peserta menjalani skrining kesehatan untuk menentukan kesiapan tubuh mereka dalam menerima suntikan vaksin.

Pada vaksinasi itu, penyelenggara menyiapkan pelayanan suntikan dosis 1 dan dosis 2. Kades Eman mengatakan, desa yang dipimpinnya telah memasang target vaksinasi sebesar 70 persen dari sasaran pada akhir tahun 2021. (*)

Print Friendly, PDF & Email