Pemkot Sukabumi Siap Bantu 7 KK Korban Longsor Tanjungsari

oleh -
Lokasi longsor di Kampung Tanjungsari, Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.
Korban longsor menerima bantuan berupa sembako dari BPBD Kota Sukabumi.

Wartawan Edy Silaban, S.H.

Pemerintah Kota Sukabumi berjanji akan segera memberikan bantuan kepada para korban longsor di Tanjungsari, Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh beberapa waktu lalu.

Sekretaris Daerah Kota Sukabumi Dida Sembada mengaku data para korban longsor telah dicatat. Begitu pula dengan kerugian yang diakibatkan bencana longsor itu pun telah ada laporannya.  

“Saat ini kami sedang menghitung besaran bantuan yang pantas diberikan bagi warga terdampak longsoran,” jelas Dida saat dihubungi via telepon selulernya.

Senada dengan itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Imran Wardhani menyebut jumlah korban bencana longsor di Tanjungsari telah ada dalam catatannya yakni sebanyak 7 kepala keluarga.

Imran mengaku sejauh ini pemerintah daerah melalui BPBD baru bisa memberikan bantuan sembako kepada para korban longsor. “Kami berjanji nanti bantuan stimulan juga pasti akan kami berikan,” kata Imran di kantornya, Rabu, 2 Desember 2021.

Menurut Imran kejadian longsor yang terjadi pada Selasa sore, 9 Nopember 2021 itu terjadi karena tingginya intensitas hujan. Tak hanya di Tanjungsari, longsor dan juga banjir saat itu terjadi di sedikitnya 28 titik bencana.

“Untuk bencana longsor di Tanjungsari, kami memang mendapat laporan dari warga. Laporan itu kami respon dengan segera mengirimkan tim evakuasi bencana menuju lokasi bencana longsor,” ungkap dia.

Sementara itu salah seorang warga yang menjadi korban longsor, Haposan Sinaga, meminta pemerintah daerah dapat membantu dirinya dan warga lain yang rumah beserta perabotan mereka rusak diterjang longsor.

Saat diinformasikan bahwa pemerintah daerah sedang menyiapkan bantuan bagi para korban longsor, Haposan terlihat sumringah. “Kami berharap pemerintah daerah dapat membantu agar rumah kami yang rusak bisa diperbaiki dan bisa kami tempati kembali,” harap Haposan. (*)

Print Friendly, PDF & Email