Potensi Petani Milenial Dapat Mendongkrak Kemajuan Pertanian dan Pariwisata

oleh -
Kabiro Perekonomian Setda Provinsi Jabar Beni Bachtiar menjelaskan prospek program petani milenial ketika berkunjung ke Pendopo Sukabumi.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Potensi petani milenial di Kabupaten Sukabumi dapat mendorong secara signifikans kemajuan sektor pertanian dan pariwisata yang merupakan fokus dari RPJMD selama lima tahun. Karena itu pergerakan dan kesuksesan petani milenial dapat memicu pencapaian RPJMD Kabupaten Sukabumi.

banner 970x90

Hal itu dikatakan Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri ketika menerima rombongan tim sosialisasi program petani milenial Jawa Barat di Pendopo Sukabumi, Rabu (17/11/2021). Kunjungan tersebut dalam rangka sosialisasi program petani milenial Provinsi Jawa Barat tahun 2021. Rombongan dipimpin oleh Kepala Biro Perekonomian Setda Jawa Barat Beni Bachtiar.

“Program petani milenial sangat bagus dan tepat, terutama bagi Kabupaten Sukabumi yang RPJMD-nya dititikberatkan pada sektor pertanian dan pariwisata. Petani milenial bisa menjadi trigger dalam meningkatkan akselerasi RPJMD,” kata wabup.

Apalagi, potensi petani milenial di Kabupaten Sukabumi sangat besar. Bahkan dalam program lain di Kabupaten Sukabumi tercatat 13 ribu petani milenial. Potensi petani milenial yang ada di Kabupaten Sukabumi bisa lebih diberdayakan. 

Sementara dalam penjelasannya, Beni Bachtiar mengatakan, kedatangannya ke Kabupaten Sukabumi untuk menjajaki kerja sama dalam rangka mewujudkan swasembada pangan di Jabar.

“Kabupaten Sukabumi merupakan daerah ke 13 yang dikunjungi. Kunjungan kami untuk berkolaborasi sehingga mencapai kesamaan persepsi dan visi di sektor pertanian,” ujarnya.

Menurutnya, program petani milenial muncul akibat dampak pandemi Covid-19. Sejumlah sektor yang bertahan selama pandemi ialah teknologi informasi, kesehatan, dan pertanian. Sehingga muncul program petani milenial. 

Terdapat tujuh poin dalam suksesi petani milenial yaitu penyiapan lahan, SDM, akses pasar, akses permodalan, teknologi pertanian, pelatihan, dan inkubasi bisnis. Beni mengajak Pemkab Sukabumi untuk berkolaborasi, terutama dalam dua poin yakni penyiapan lahan dan SDM. Lima poin lagi disiapkan oleh Pemprov Jabar. (*)

Print Friendly, PDF & Email