Lubang Mengangga 2,5 Meter, Jembatan Cicatih Tenjolaya Menunggu Ambruk

oleh -
Lubang yang mengangga dan terbuka lebar di bagian pinggir Jembatan Cicatih di Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Suryana, S.E.

Kondisi Jembatan Cicatih yang terletak di Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi sangat mengkhawatirkan. Di bagian ujung jembatan ini terdapat lubang besar yang muncul akibat erosi tanah oleh resapan air yang terus-menerus ketika turun hujan.

banner 970x90

Lubang tersebut mengangga dan terbuka dengan dalam sekitar 2,5 meter, panjang 1,5 meter, dan lebar kira-kira 1 meter. Jembatan ini terdapat pada ruas jalan  penghubung Cicurug dan Cimalati. Posisi lubang besar terletak di ujung jembatan persisnya sebelah kiri dari arah Cicurug.

Warga Gang Cimalati Firdaus menjelaskan, keberadaan lubang ini sudah cukup lama. Kondisinya semakin mengkhawatirkan karena dari waktu ke waktu lubang ini terus membesar terutama di musim hujan. Ketika hujan turun, air masuk ke dalam lubang dan menggerus tanah pada dinding-dinding lubang tersebut.

“Sayangnya sampai hari ini belum ada perbaikan oleh pemerintah. Kami khawatir, jika dibiarkan, lubang ini dapat memicu jembatan ambruk,” kata Firdaus kepada wartawan, Senin (15/11/2021).

Untuk mencegah kecelakaan lalu lintas di sekitar lubang, warga setempat berinisiatif memasang barikade dan penghalang dengan kayu, bambu, dan ban bekas. Penghalang tersebut sebagai warning bagi pengendara sepeda motor dan mobil agar mengurangi kecapatan dan menghindari lubang.  

Jembatan Cicatih Tenjolaya terletak kira-kira 3 kilometer dari jalan nasional yang menghubungkan Sukabumi dengan Bogor. Ruas jalannya merupakan jalur alternatif menuju Cidahu, kaki Gunung salak, dan Cihideung Bogor. (*)

Print Friendly, PDF & Email