Wali Kota Dorong Masyarakat Antisipasi Bencana Alam

oleh -
Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi meminta masyarakat untuk ikut serta dalam mengamankan dan melaksanakan status siaga bencana yang telah ditetapkannya.

Wartawan Joko Samudro

Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi mengimbau masyarakat untuk ikut melaksanakan dan mengamankan status siaga bencana yang telah ditetapkannya. Status ini diterapkan dengan tujuan untuk meminimalkan risiko bencana karena baru-baru ini kota dilanda banjir besar dan longsor di beberapa lokasi.

banner 970x90

“Kami telah menggelar rapat koordinasi yang melibatkan berbagai perangkat daerah untuk membahas penanggulangan bencana alam di Kota Sukabumi. Salah satu hasil dari rakor tersebut adalah penetapan status siaga bencana,” kata wali kota ketika dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (12/11/2021).

Rakor juga memutuskan, SKPD terkait akan melakukan recovery (pemulihan) terhadap rumah warga dan fasilitas publik yang terdampak bencana, ujar dia. Dalam status siaga bencana, seluruh lapisan masyarakat dan aparat pemda harus bersiaga untuk melakukan antisipasi bencana yang sangat mungkin terjadi kembali.

“Recovery dan antisipasi bencana merupakan dua hal yang mendapat prioritas untuk dibahas dalam rakor. Dalam hal ini juga termasuk dukungan anggaran untuk pemulihan dan antisipasi bencana,” tuturnya.

SKPD terkait yang harus melakukan pembahasan dalam menyiapkan anggaran recovery dan antisipasi antara lain Bappeda, BPKD, Dinas PUTR, dan BPBD. Anggaran tersebut bersumber dari anggaran BTT (Belanja Tidak Terduga).

Wali Kota juga meminta masyarakat untuk kembali melakukan gerakan bersama membuang sampah pada tempatnya. Bencana banjir yang terjadi sebagian  akibat ulah warga yang membuang sampah sembarangan ke saluran air. Tindakan serampangan itu menimbulkan penyumbatan aliran air di selokan maupun sungai.

“Masyarakat harus ikut bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan dan keselamatan lingkungan sekitarnya,” kata Fahmi. (*)

Print Friendly, PDF & Email