Wakil Bupati Tinjau Vaksinasi di SMK Yapan Parakansalak

oleh -
Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri berbincang-bincang dengan salah seorang peserta vaksinasi di SMK Yapan Parakansalak.

Wartawan Joko Samudro

Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi H. Iyos Somantri menyampaikan apresiasi atas capaian vaksinasi di Desa Sukatani yang mencapai 61 persen dari sasaran, melebihi capaian di Kabupaten Sukabumi. Pencapaian ini dapat meningkatkan persentase vaksinasi  se-Kabupaten Sukabumi yang ditargetkan sebesar 50 persen dalam waktu dekat ini.

banner 970x90

Pernyataan wabup itu disampaikan ketika melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan vaksinasi di SMK Yapan di Desa Sukatani Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (9/11/2021). Iyos menyebutkan bahwa Pemkab Sukabumi akan terus mengoptimalkan percepatan dan pencapain vaksinasi  hingga 50 persen.  

“Secara keseluruhan di Kabupaten Sukabumi saat ini capaian vaksinasi Covid-19 sudah mencapai 43 persen. Kita berada di PPKM Level 3. Mudah-mudahan kita bisa cepat mencapai vaksinasi 50 persen agar bisa masuk PPKM Level 2. Pelaksanaan vaksinasi harus terus dioptimalkan,” kata wabup di tengah kegiatan monev vaksinasi.

Selain Desa Sukatani yang mencapai 61 persen, pencapaian vaksinasi di Kecamatan Parakansalak sudah menyentuh 50 persen atau lebih tinggi dibandingkan pencapaian Kabupaten Sukabumi. Kontribusi pencapaian vaksinasi di Desa Sukatani dan Kecamatan Parakansalak itu secara langsung mengupgrade capaian Kabupaten Sukabumi.

“Saya bersyukur dan mengapresiasi di Desa Sukatani pencapaian vaksinasi sudah mencapai 61 persen. Pencapaian ini merupakan hal yang menggembirakan, mudah-mudahan bisa lebih meningkat lagi,” ucap Iyos. 

Nanti setelah Kabupaten Sukabumi mencapai Level 2, ujar dia, semua kalangan bersama-sama berusaha untuk mewujudkan target di atas 70 persen, baik untuk umum maupun lansia agar bisa masuk PPKM Level 1.

Vaksinasi di SMK Yapan menyediakan Vaksin Covid-19 sebanyak 500 dosis. Pesertanya siswa SD, SMP, SMK, dan masyarakat umum dengan rentang umur 12 tahun hingga lansia.

Berdasarkan pantauan di tempat kegiatan, selama vaksinasi berlangsung, para peserta dan penyelenggara maupun tim vaksinator menerapkan protokol kesehatan. Semuanya memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak yang aman. Para peserta juga menjalani pengukuran suhu tubuh dan pemeriksaan kesehatan.

Secara keseluruhan, vaksinasi tersebut berjalan dengan tertib dan lancar sesuai target. Beberapa orang peserta tidak dapat menerima suntikan vaksin karena tidak lolos pemeriksaan kesehatan.

Nandang, salah seorang warga yang tinggal di Desa Sukatani mengatakan, dirinya merasa senang karena ada kegiatan vaksinasi di dekat rumahnya. Dengan adanya vaksinasi di SMK Yapan, kata dia, warga tidak perlu pergi jauh-jauh ke puskesmas untuk mendapatkan vaksinasi.

“Karena itu warga sangat bersemangat untuk mengikuti vaksinasi di tempat ini,” ujar Nandang. (*)

Print Friendly, PDF & Email