Program YESS Gelar Pelatihan Usaha Pertanian bagi Kalangan Milenial

oleh -
Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Denis Eriska (tengah) menyampaikan arahan pada pembukaanpelatihan peningkatan kapasitas usaha pertanian bagi generasi milenial yang diselenggarakan Program YESS.

Wartawan Joko Samudro

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Denis Eriska menyatakan bisnis pertanian cocok untuk ditekuni generasi muda, khususnya dari kalangan milenial. Sebab dengan pengelolaan yang baik dan penguasaan teknologi, pertanian merupakan lapangan kerja yang menarik, prospektif, dan menguntungkan. 

banner 970x90

Pernyataan Denis itu disampaikan pada pembukaan pelatihan peningkatan kapasitas penyusunan proposal bisnis pertanian yang diselenggarakan Program YESS (Youth Enterpreuneurship and Employment Support Services) di Aula BPP Kecamatan Cidahu, Selasa (9/11/2021). Pelatihan diikuti 30 peserta dari kalangan milenial.

Denis mengharapkan para peserta pelatihan dapat memiliki kemampuan untuk membuat proposal usaha pertanian. Nantinya proposal tersebut dapat mengakses permodalan dari lembaga-lembaga keuangan untuk mendukung kegiatan usaha tani yang akan dikembangkan oleh para peserta.

“Secara keseluruhan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, kecakapan alih teknologi pertanian,  dan kemudahan akses ke sektor pendukung lainnya dalam bisnis pertanian,” kata dia.  

Para peserta pelatihan merupakan para calon penerima manfaat program bisnis pertanian untuk kaum milenial yang berasal dari 3 kecamatan yaitu Kecamatan Cidahu, Cicurug, dan Parakansalak.

YESS merupakan program sinergitas antara Kementerian Pertanian dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD) yang sudah berjalan sejak 2019. Program ini merupakan salah satu upaya fasilitasi kreativitas generasi milenial  untuk berkarya dan berwirausaha di sektor pertanian.

“Melalui Program YESS diproyeksikan generasi milenial bisa meningkatkan kompetensi SDM di pedesaan. Targetnya secara kuantitatif jumlah wirausaha muda di bidang pertanian juga bertambah signifikan dan pada akhirnya regenerasi pertanian bisa terwujud,” tutur dia. 

Narasumber pelatihan berasal dari  unsur Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Bank Mandiri, praktisi pertanian, dan master trainer pertanian. (*)

Print Friendly, PDF & Email