Patuhi Protokol Kesehatan, Siswa SMK Parindo 100 Persen Vaksinasi

oleh -
Para siswa SMK Parindo selalu memakai masker ketika berada di lingkungan sekolah dan rutin mencuci tangan.

Wartawan Suryana, S.E.

Kerinduan para guru dan siswa untuk berkumpul kembali secara penuh di sekolah mulai terobati dengan pembelajaran tatap muka (TPM) terbatas. Walaupun bertemu dengan setengah teman-temannya, itu pun tidak setiap hari, para siswa di semua tingkatan sekolah dapat mengobati kerinduan mereka. Di wilayah Kabupaten Sukabumi, karena masih berstatus PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 3, sekolah belum memungkinkan melaksanakan PTM penuh 100 persen.

banner 970x90

Salah satu sekolah yang telah melaksanakan PTM terbatas 50 persen adalah SMK Parindo (Pariwisata Indonesia) Cicurug, Kabupaten Sukabumi. SMK yang terletak di Jalan Cimalati Nomor 1 Cicurug ini telah melakukan persiapan sejak awal ketika menunggu diberlakukannya PTM, baik terbatas maupun 100 persen. Sesuai kebijakan Pemkab Sukabumi, SMK Parindo memberlakukan KBM (kegiatan belajar mengajar) dengan sistem bergilir.

“Sebenarnya siswa kami dan para guru telah mengikuti vaksinasi Covid-19 sebanyak 100 persen. Artinya seluruh siswa dan para guru di sekolah kami semuanya telah mendapatkan suntikan Vaksin Covid-19 dosis pertama dan dosis kedua,” kata Wakil Kepala SMK Parindo Bidang Kesiswaan, Ariawan Novianto, S.Pd. ketika ditemui di kantornya, Selasa (9/11/2021). 

Semua siswa dan guru SMK Parindo telah menuntaskan vaksinasi dosis 1 dan 2 pada pertengahan bulan Oktober lalu. Secara protokol kesehatan, para siswa sudah memenuhi syarat untuk melaksanakan PTM, baik terbatas maupun penuh. Vaksinasi untuk para guru dan siswa itu dilaksanakan di sekolah, puskesmas, atau tempat tinggalnya masing-masing.

Vaksinasi di SMK Parindo dilaksanakan serentak di sekolah pada tanggal 20 September 2021 untuk tahap pertama dan tanggal 18 Oktober 2021 untuk tahap 2. Para guru dan siswa yang telah divaksin di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing tidak mengikuti vaksinasi di sekolah. Ada juga siswa yang mengikuti vaksinasi dosis 1 di tempat tinggalnya dan suntikan dosis 2 di sekolah.

“Dengan demikian, para siswa aman. Sebanyak 390 peserta didik kami telah mendapatkan suntikan vaksinasi yang lengkap,” ujar Ariawan.

Selain memenuhi syarat tervaksin lengkap 100 persen, SMK Parindo juga memiliki berbagai sarana dan peralatan untuk mendukung penerapan protokol kesehatan. Sekolah memiliki wastafel yang dilengkapi sabun cair, cadangan masker dan faceshield, dan tempat duduk yang dapat mengatur jarak siswa yang dapat mencegah penularan Virus Corona.

“Dengan sarana yang tersedia, kami mewajibkan para siswa untuk melaksanakan protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan sebelum dan sesudah mengikuti pelajaran, dan menjaga jarak,” jelas dia.

Siswa kelas XII-A Perhotelan, Indriyani Rukmana selalu datang ke sekolah paling pagi karena terlalu bersemangat mengikuti pembelajaran tatap muka.

Jumlah rombongan belajar di SMK Parindo sebanyak 13 kelas. Mereka belajar secara bergiliran dengan ketentuan setiap rombongan belajar dibagi menjadi dua rombongan untuk memenuhi ketentuan jumlah siswa yang hadir di sekolah paling banyak 50 persen.

Siswa kelas XII-A Perhotelan, Indriyani Rukmana mengaku senang dapat berkumpul kembali dengan teman-temannya walaupun dalam situasi yang penuh pembatasan. Didorong oleh semangat ingin belajar secara PTM terus-menerus, Andri langsung ikut vaksinasi ketika dibuka kesempatan mendapatkan suntikan Vaksin Covid-19 di sekolah.

“Teman-teman juga sangat antusias mengikuti vaksinasi karena mereka ingin mengikuti pelajaran secara PTM di sekolah. Kan salah syaratnya warga sekolah harus sudah divaksin. Selain itu, kami memahami dan mengerti bahwa vaksinasi dapat memutus mata rantai penyebaran Virus Corona,” kata Indri.

Kini Indri yang tinggal di Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi dapat mengikuti pelajaran di sekolah. Dia semangat sekali. Walaupun rumahnya cukup jauh dari sekolah, dia datang paling pagi di sekolah. Selain itu, dia merasa senang dan tenang karena telah memegang sertifikat vaksinasi sebagai bukti telah mengikuti penyuntikan Vaksin Covid-19 lengkap. (*)

Print Friendly, PDF & Email