Tim Verifikator Keterbukaan Publik Tingkat Jabar Berkunjung ke Pendopo

oleh -
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Sukabumi, Ahmad Riyadi (kiri) bersama jajaran ketika menerima tim verifikator dari Komisi Informasi Jabar.

Wartawan Joko Samudro

Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat berkunjung ke Pendopo Sukabumi untuk melakukan verifikasi lapangan, monitoring, dan evaluasi dalam rangka pemeringkatan penerapan keterbukaan informasi publik di Jawa Barat tahun 2021. Rombongan tim verifikator itu dipimpin oleh Koordinator Bidang Advokasi Sosialisasi dan Edukasi Komisi Informasi Jabar, Dadan Saputra.

banner 970x90

Mereka diterima oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Sukabumi, Ahmad Riyadi di Pendopo Sukabumi, Jumat (5/11/2021). Dalam kunjungannya, akan melakukan verifikasi lapangan untuk memberikan pemeringkatan dengan kategori tidak informatif, kurang informatif, cukup informatif, menuju informatif, dan informatif.

Pemeringkatan tersebut dilakukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Dadang mengatakan, penentuan peringkat diukur berdasarkan lima aspek yaitu PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi), layanan informasi publik, informasi yang disediakan setiap saat, informasi yang disampaikan secara berkala, dan informasi yang disediakan secara serta merta.

“Hasil sementara PPID lengkap dan ada inovasi bagus di Kabupaten Sukabumi. Ada maklumat pula,” ujar Dadang.

Dirinya mengharapkan Kabupaten Sukabumi memiliki nilai di atas 60, minimal masuk kategori cukup informatif. Hal ini nanti dibuktikan oleh hasil penilaian terhadap lima aspek tersebut.

“Minimal bisa masuk cukup informatif,” ungkapnya.

Hasil varifikasi, lanjut dia, akan diplenokan selama tiga hari. Hasil monitoring dan evaluasi serta pemeringkatan akan diumumkan pada bulan Desember mendatang.

Di tempat yang sama Ahmad Riyadi menyatakan bersyukur atas hadirnya tim verifikator dari Komisi Informasi Jabar. Kondisi nyata terkait pelayanan informasi publik bisa dilihat langsung oleh tim tersebut. 

“Kami yakin semua data sudah lengkap. Namun kami khawatir terjadi perbedaan antara catatan dan kenyataan. Jadi kami sangat bersyukur tim verifikator datang sehingga bisa melihat kondisi di lapangan secara langsung,” ujar Riyadi.

Selama ini, lanjut dia, Pemkab Sukabumi telah berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik.

Di tempat yang sama Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Sukabumi Eki Radiana menambahkan, Pemkab Sukabumi menyediakan berbagai kanal untuk memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat antara lain website, radio, hingga media sosial.

“Kami pun bekerja sama dengan media massa untuk menyebarkan informasi. Kami juga mengembangkan aplikasi Bima Sakti. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat mengakses informasi dari semua perangkat daerah yang menjadi satu kesatuan,” terangnya.

Dinas Kominfo Kabupaten Sukabumi, ujar Eki, meminta masukan dari verifikator untuk penyempurnaan layanan informasi di Kabupaten Sukabumi. Masukan itu bisa dijadikan bahan evaluasi bagi jajaran Dinas Kominfo. (*)

Print Friendly, PDF & Email