bank bjb Persembahkan Inovasi Desa Digital di Kabupaten Sukabumi

oleh -
Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri (kanan) melakukan transaksi digital di gerai UMKM pada peluncuran desa digital di Desa Bojong Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Nanang Setiana

Inovasi yang dipersembahkan bank bjb (Bank Jabar Banten) untuk memajukan daerah, khususnya desa terus diluncurkan. Baru-baru ini bank bjb meluncurkan proyek percontohan atau pilot project Desa Digital di Kabupaten Sukabumi. Pada program ini, Desa Bojong di Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi dijadikan proyek percontohannya. Desa Digital merupakan bagian dari upaya untukmengakselerasi penerapan akses keuangan digital di daerah. 

banner 970x90

“Konsep Desa Digital mengedepankan pelayanan digital bagi berbagai transaksi keuangan di desa yang lazimnya dilakukan secara konvensional seperti akses kredit perbankan hingga pembinaan Badan Usaha Milik Desa atau BUMDES,” kata Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto melalui sambungan telepon seluler, Sabtu (6/11/2021). 

Melalui Desa Digital, ujar dia, masyarakat desa berkesempatan mendapat pembiayaan usaha super mikro lewat Kredit Mesra ataupun mengakses berbagai layanan keuangan di bank bjb lewat akun Laku Pandai. 

Peresmian Desa Bojong sebagai Desa Digital dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi H. Iyos Somantri pada Selasa (26/10/2021). Inovasi Desa Digital ini merupakan hasil kerja sama Pemkab Sukabumi dengan Bank BJB  untuk mendorong masyarakat desa lebih produktif dan lebih sejahtera. Selain itu desa digital merupakan program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan produktivitas di desa supaya lebih berkembang dan produktif.

“Desa Digital merupakan salah satu bentuk implementasi inovasi perusahaan untuk menghadirkan kemudahan bertransaksi bagi seluruh masyarakat di berbagai daerah. Ke depannya, bank bjb akan terus mendukung pengembangan Desa Digital lainnya agar bisa menjadi percontohan ekosistem Desa Digital di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Pada acara tersebut, Wakil Bupati Sukabumi juga mencoba bertransaksi menggunakan aplikasi bjb Digi, QRIS bjb serta melakukan transaksi di agen Laku Pandai bjb Bisa.

Iyos berpesan agar peluncuran desa digital tidak terbatas pada seremonial saja. Melainkan menjadi media yang dapat mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat desa, terutama di masa pandemi.

Program Desa Digital diinisasi oleh bank bjb Cabang Palabuhanratu yang bekerja sama secara langsung dengan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD), serta dinas dan stakeholder terkait.

Wabup mengharapkan desa digital ini bisa meluas ke seluruh wilayah di Kabupaten Sukabumi. Hal itu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama dari sisi kemudahan transaksi.

“Komitmen pimpinan di desa dalam membangun dan memberikan solusi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat harus menjadikan BUMDes maupun UMKM di desa  lebih berkembang dan ekonomi masyarakat bisa lebih  bergeliat,” ujarnya.

Pada peresmian Desa Digital itu, Kepala Cabang bank bjb Palabuhanratu Rachmat Abadi mengatakan, pembentukan desa digital ini dalam rangka mendukung agenda pemerintah terkait pembentukan ekosistem transaksi digital. Di tingkat desa, transaksi digital akan dibiasakan dari lingkungan BUMDes maupun UMKM yang berada di desa. 

bank bjb, ujar dia, concern mendukung program Desa Digital. Rachmat mengharapkan program yang diterapkan di Desa Bojong dapat diduplikasi oleh desa lainnya. Sehingga nantinya semua desa di Kabupaten Sukabumi go digital. (*) 

Print Friendly, PDF & Email