Wali Kota Meninjau Lokasi Pembangunan Rutilahu di Cibeureum Hilir

oleh -
Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi berdialog dengan pelaksana pembangunan rutilahu di Kelurahan Cibeureum Hilir.

Wartawan Joko Samudro

Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi mengapresiasi peran serta masyarakat dalam kegiatan pembangunan rutilahu (rumah tidak layak huni). Berkat partisipasi dan bantuan dari masyarakat, program renovasi rutilahu di Kota Sukabumi dapat diselesaikan sesuai dengan target.

banner 970x90

Pernyataan wali kota itu disampaikan setelah meninjau hasil pembangunan rutilahu di Kelurahan Cibeureum Hilir, Kecamatan Cibeureum, Rabu (3/11/2021). Tahun ini Kota Sukabumi kembali mendapatkan bantuan renovasi rutilahu dari pusat dan provinsi. Besarnya bantuan untuk renovasi rutilahu sebesar Rp17,5 juta dari provinsi dan Rp20 juta dari pusat per unit rumah.

“Bantuan stimulan ini memang kalau untuk merehab rumah tidak mungkin cukup karena termasuk untuk upah tukang. Alhamdulillah karena adanya peran serta masyarakat yang memberikan bantuan dana dan tenaga, renovasi rumah bisa selesai juga,” ujar Fahmi.

Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya dalam membantu tetangga yang tempat tinggalnya termasuk rutilahu dapat dijadikan tolok ukur keberhasilan program ini, lanjut dia.  

Berdasarkan data yang ada, pembangunan rutilahu di Kota Sukabumi sampai saat ini sudah melebihi dari target yang dicanangkan hingga tahun 2023 mendatang.

Kelurahan Cibeureum Hilir mendapat bantuan dana stimulan untuk merenovasi 90 rutilahu, yang mendapatkan alokasi perbaikan. Pada tahap I sebanyak 70 persen penerima bantuan dalam proses pembangunan. 

Pada peninjauan itu wali kota didampingi Kepala Bidang Perumahan dan Pemukiman Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Sukabumi, Yoni Ardiansyah. Dalam keterangannya, Yoni mengatakan, target lima tahunan yang dicanangkan Pemkot Sukabumi bisa membangun 1500 unit rutilahu.

“Target setiap tahunnya 300 unit rutilahu yang bisa digarap. Target pada tahun 2023 1.500 unit yang terbangun. Sudah melebihi target. Pencapaian targetnya 170 persen,” kata Yoni.

Pendanaan renovasi rutilahu, ujar dia, juga bisa berasal dari APBD Kota Sukabumi khusus untuk rumah yang terkena bencana. Besarnya anggaran disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah yang akan diberi bantuan. (*)

Print Friendly, PDF & Email