Jalan Cibolang Curugkembar Tergerus Longsor, Warga Gunakan Jalan Alternatif

oleh -
Kepala Desa Curugkembar Sukroni (paling kiri) bersama perangkat desa dan petugas BPBD meninjau lokasi longsor yang menimpa jalan di Kampung Cibolang.

Wartawan M. Hamjah

Kondisi ruas jalan di Kampung Cibolang, Desa Curugkembar, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi rusak parah karena tergerus longsor. Akibatnya jalan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan bermotor, pengendara harus menggunakan jalan alternatif yang memutar dengan jarak yang lebih jauh sekitar 4 kilometer.

banner 970x90

Bagian jalan yang runtuh panjangnya kurang lebih 35 meter dengan tinggi tebing kira-kira 10 meter. Tebing yang terletak di bawah jalan rubuh setelah tergerus aliran air terus-menerus. Longsor ini menjadikan sebagian besar badan jalan ikut runtuh bersama tebing.

Ruas jalan tersebut menghubugkan Kampung Cibolang dan Kampung Pasir Turaes hingga tersambung ke Kampung Cipari. Fungsinya sangat vital karena merupakan prasarana lalu lintas yang sangat penting di Desa Curugkembar. Jalan tersebut sering dilewati kendaraan yang mengangkut hasil pertanian ke pasar atau barang kebutuhan sehari-hari untuk warga di kampung-kampung di sekitar Cibolang.

“Sekarang jalan yang melewati Kampung Cibolang tidak dapat dilalui kendaraan bermotor. Badan jalannya runtuh dan mengalami kerusakan yang sangat parah,” Ade Ruslan, warga Kampung Cibolang kepada wartawan, Kamis (28/10/2021).

Melihat kondisi jalan dan keadaan tanah di sekelilingnya, menurut Ade, pemerintah harus membuka jalur jalan baru. Ruas jalan yang rusak tidak mungkin diperbaiki kembali karena di bawahnya terdapat sungai. Posisinya berada di atas tebing yang rawan longsor.

“Kami harapkan pemerintah segera turun tangan untuk membuka jalur jalan baru. Ruas jalan ini merupakan akses utara bagi warga,” tutur Ade.

Sementara di tempat terpisah Kepala Desa Curugkembar, Sukroni  menjelaskan, jalan yang runtuh merupakan jalur yang cukup ramai dan sering dilalui oleh warga. Kampung-kampung yang dilewati jalan tersebut cukup padat penduduknya.  

“Karena itu harus ada penanganan segera oleh pemerintah. Kami sudah melaporkan jalan longsor ini melalui kantor kecamatan. Mudah-mudahan pemerintah segera turun tangan,” kata Sukroni.

Kades juga membenarkan, dengan kondisi kerusakan akibat longsor, jalan yang rubuh tidak mungkin diperbaiki, kecuali dipasang blok beton yang besar yang tentu saja biayanya sangat tinggi.

“Kami usulkan untuk membuka jalur baru yang merupakan satu-satunya cara agar jalur jalan di Kampung Cibolang kembali normal,” ujar dia. (*)

Print Friendly, PDF & Email