Wabup Gelar Diskusi Terkait Konflik Agraria dengan Pejabat KSP

oleh -
Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri (ketiga dari kiri) ketika menerima rombongan pejabat dari KSP dalam rangka pembahasan penyelesaian konflik agraria.

Wartawan Joko Samudro

Para pejabat dari Kantor Staf Presiden (KSP) yang salah satunya Tenaga Ahli Utama,  Usep Setiawan berkunjung ke Pemkab Sukabumi, Senin (18/10/2021). Rombongan dari KSP itu diterima oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri di Pendopo Sukabumi, Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi.  

Dalam kunjungan itu, Usep dan tuan rumah membahas permasalahan yang terkait dengan konfil agraria. Dia menyatakan,  konflik agraria atau sengketa tanah masih menjadi persoalan yang terus dicari penyelesaiannya. Karena itu, pemerintah membuat terobosan kebijakan untuk menyelesaikan berbagai sengketa tanah yang terjadi.

Belum lama ini, kata Usep, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menandatangani Surat Keputusan Nomor 1B/T/2021 tentang Pembentukan Tim Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria dan Penguatan Kebijakan Reforma Agraria Tahun 2021 pada 29 Januari 2021.

“Surat Keputusan Kastaf Kepresidenan ini merupakan terobosan penting bagi upaya penyelesaian konflik agraria sebagaimana komitmen Presiden Jokowi,” jelas Usep Setiawan.

Pada tanggal 8 Maret 2021, lanjut Usep,  Kastaf Kepresidenan meluncurkan Tim Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria dan Penguatan Kebijakan Reforma Agraria melalui rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga serta organisasi masyarakat sipil atau civil society organization (CSO).

Tim ini terdiri dari pejabat eselon 1 dari 19 kementerian dan lembaga pemerintah serta aktivis CSO di tingkat nasional. Tim dipimpin Kepala Staf Kepresidenan (Ketua), bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wakil Ketua I), dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan  (Wakil Ketua II). Anggota Tim terdiri 32 orang pejabat dari kementerian dan lembaga serta pimpinan CSO. 

Sementara Wakil Bupati mengapresiasi kehadiran para pejabat dari KSP untuk croscek perkembangan pelaksanaan pendistribusian Tanah Objek Reforma Agraria (Tora) di Kabupaten Sukabumi khususnya di tiga lokasi yakni di Kecamatan Jampangtengah 2 lokasi dan Kecamatan Caringin satu lokasi

“Harapan ke depan objek TORA harus jelas substansinya, objeknya, serta sasaranya supaya tidak bias. Distribusi TORA diberikan kepada masyarakat yang berhak seperti yang diharapkan oleh Pemkab Sukabumi,” jelas Iyos. (*)

Print Friendly, PDF & Email