Kondisinya Memprihatinkan, Dua SD di Cidolog Harus Segera Dibangun

oleh -
Bangunan SDN Tegallega di Desa Tegalega, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi membutuhkan perbaikan segera karena kondisinya benar-benar tidak layak pakai.
Kondisi bangunan SDN Karangbentang di Desa Cikarang, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi rusak parah. 

Wartawan Ari Jampang

Kondisi dua SD negeri di wilayah Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi sangat memprihatinkan. Jika dibiarkan kondisinya status quo seperti sekarang, bangunan dua SD tersebut dalam posisi terancam ambruk. Dua SD dimaksud adalah SDN Tegallega di Desa Tegallega dan SDN Karangbentang di Desa Cikarang.

Bangunan kedua SD itu sama sekali tidak layak digunakan sebagai tempat belajar. Bagian tembok, lantai, plafon, dan atapnya dalam kondisi amburadul, keropos, dan lapuk. Walaupun sudah dilakukan penambalan alakadarnya di beberapa bagian bangunan, dua sekolah tidak dapat menutup kondisinya yang sudah bobrok.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, di SDN Tegallega ada salah satu ruang kelas yang sudah tidak dipakai selama setahun belakangan. Kondisi ruang kelas ini nyaris runtuh karena pada dindingnya terdapat jalur retakan. Sedangkan keramiknya pada retak dan pecah.

“Ruang kelas yang dikosongkan ini sudah hancur, tidak boleh digunakan lagi karena membahayakan keselamatan para siswa. Kami khawatir sewaktu-waktu ruang kelas ini ambruk,” kata Ketua Kelompok Kerja Kepala SD Kecamatan Cidolog, Jumhadi kepada wartawan, Kamis (14/10/2021).

Sementara di SDN Karangbentang terdapat dua ruang kelas yang keadaannya mengenaskan. Dua ruang ini juga dikosongkan karena terancam runtuh, terutama pada musim hujan.  

“Kami memprioritaskan keselamatan para siswa dan guru. Karena itu kami sarankan kepala sekolah untuk mengosongkan ruang kelas yang kondisinya rusak berat,” ujar Jumhadi.

Ketua Kelompok Kerja Kepala SD Kecamatan Cidolog, Jumhadi

Di tempat terpisah Kepala SDN Karangbentang, Jaenudin mengatakan, pihaknya telah mengajukan proposal pembangunan atau rehabilitasi total untuk sekolah tersebut. Dia mengharapkan Pemkab Sukabumi melalui Dinas Pendidikan dapat segera merealisasikan proposal pembangunan yang diajukannya.

“Bagi kami tidak masalah, apakah proses pembangunannya swakelola ataukah dikerjakan oleh kontraktor. Yang penting anak-anak kami dapat belajar dengan aman dan nyaman,” ujar Jaenudin. (*)

Print Friendly, PDF & Email