Percepat Pencapaian Target, Wali Kota Canangkan Vaksinasi Berbasis ke-RW-an

oleh -
Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi

Wartawan Joko Samudro

Pencapaian cakupan vaksinasi di Kota Sukabumi masih tergolong rendah yakni sekitar 40 persen dari warga yang menjadi sasaran penyuntikan Vaksin Covid-19. Jadi masih sekitar 60 persen warga Kota Sukabumi yang belum divaksin. Guna mempercepat peningkatan persentase warga tervaksin, Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi mencanangkan vaksinasi Covid-19 berbasis wilayah RT dan RW.

Progam vaksinasi berbasis ke-RW-an dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Kota Sukabumi mulai Sabtu (9/10/2021). Dalam program ini, Pemkot Sukabumi akan memberdayakan para ketua RT dan ketua RW untuk mempercepat pencapaian target vaksinasi di wilayah.

“Kepada para ketua RT dan ketua RW serta kader posyandu kami menitipkan program vaksinasi berbasis ke-RW-an agar dapat berjalan sukses,” kata wali kota seusai Rakorwil RT/RW, BKM, dan LPM se-Kecamatan Warudoyong, Jumat (8/10/2021).

Vaksinasi berbasis ke-RW-an, ujar dia, lebih ditekankan pada sistem door to door yakni petugas kesehatan didampingi para ketua RT dan ketua RW mendatangi tempat tinggal warga. Tim vaksinatorlah yang mendekati warga, bukan warga yang datang lokasi penyuntikan vaksin massal.

Selama ini warga tidak pergi ke tempat vaksinasi karena terkendala oleh jarak. Mereka kesulitan untuk menempuh perjalanan dari rumah ke lokasi vaksinasi massal seperti Gedung Juang 45 Kota Sukabumi atau puskesmas. 

“Semoga kegiatan vaksinasi berbasis RW dan RT ini mendapat respon positif dari masyarakat. Warga bisa datang ke tempat vaksinasi tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi,” ujar Fahmi.

Sementara itu Camat Warudoyong, Ratna Hermayanti menyatakan siap berperan aktif dan mensukseskan vaksinasi berbasis wilayah. Selama ini pun  dia bersama jajaran selalu menngencarkan sosialisasi dan monitoring vaksinasi di wilayahnya.  

“Semoga kegiatan vaksinasi yang menggunakan sistem menjemput bola ini berjalan lancar dan menambah percepatan vaksinasi di Kota Sukabumi,” tuturnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email