Wali Kota Monitoring Lapangan ke Lokasi Penataan Alun-alun dan Lapang Merdeka

oleh -
Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi (kedua dari depan) melakukan monitoring lapangan ke lokasi penataan Lapang Merdeka.

Wartawan Joko Samudro

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi optimtis penaatan terintegrasi Alun-alun Kota Sukabumi dan Lapang Merdeka bisa selesai tepat waktu. Dia yakin kontraktor PT Sihyong Jaya Persada dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Jawa Barat.

“Hasil monitoring dan evaluasi progres pembangunan bersama Pak Kadis Perkim Jawa Barat, pihak pengembang berkomitmen pada tanggal 10 Desember dapat menuntaskan pekerjaan,” kata Fahmi ketika melakukan monitoring lapangan di Lapang Merdeka, Selasa (5/10/2021).

Pembangunan kedua prasarana publik itu harus tepat waktu karena penyerapan dana bantuan keuangan (bankeu) dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Pemprov Jabar itu terbatas waktunya. Tahapannya penataan Alun-alun selesai lebih dulu, lalu Lapang Merdeka.  

“Kami minta komitmen kontraktor untuk mempercepat pembangunan ini. Kami terus mengawal dan memonitor progresnya dari hari ke hari,” ujar Fahmi.

Dalam monitoring itu wali kota didampingi Kadis Perkim Jawa Barat, Boy Iman Nugraha dan Kadis Pekerjaan Umum dan Tata Rauang (PUTR) Kota Sukabumi, Asep Irawan.

“Kami juga meminta masyarakat untuk ikut menjaga hasil pembangunan ini agar awet dan manfaatnya panjang. Misalnya tidak boleh merokok dan membuang puntung rokok sembarangan karena materialnya sangat rawan jika terkena percikan api dari tembakau,” kata wali kota.

Sementara itu Kadis Perkim Jabar, Boy Iman Nugraha mengatakan, pada awalnya pihak kontraktor mengalami kendala dengan adanya proses penghapusan aset. Karena itu Dinas Perkim Jabar mendorong akselerasi pekerjaan.

“Intinya pihak pengembang harus melakukan segala upaya agar maksimal pada 10 Desember 2021 pembangunan sudah selesai,” kata Boy.

Kontrak pekerjaan penataan Alun-alun dan Lapang Merdeka terhitung sejak 28 Juli hingga 29 Desember. Namun pihak kontraktor menyanggupi pada 10 Desember 2021 bisa selesai. (*)

Print Friendly, PDF & Email