Bagikan Dana BLT, Pemdes Cibodas Tuntaskan Vaksinasi untuk Lansia

oleh -
Kepala Desa Cibodas H. Ujang Suparman menyerahkan secara simbolis dana BLT kepada salah seorang penerima disaksikan tim monitoring.

Wartawan Joko Samudro

Pemerintah Desa (Pemdes) Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi menggelar pembagian dana bantuan langsung tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) untuk bulan ke-8 dan ke-9. Pembagian dana BLT itu disertai dengan gerakan sapu bersih bagi warga yang belum divaksin Covid-19, khususnya kalangan warga lanjut usia (lansia).

Pembagian dana BLT itu diselenggarakan di aula balai desa Cibodas, Sabtu (2/10/2021). Pada waktu yang bersamaan, Pemdes Cibodas bersama tim vaksinator dari Puskesmas Bojonggenteng menggelar vaksinasi secara jemput bola, dari rumah ke rumah untuk warga lansia yang belum divaksin.

Secara simbolis, pembagian BLT dilakukan oleh Kepala Desa Cibodas, H. Ujang Suparman. Di lokasi pembagian BLT dan vaksinasi tampak hadir Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan perwakilan dari Kantor Kecamatan Bojonggenteng sebagai tim monitoring.

Setelah itu para penerima BLT yang jumlahnya mencapai 106 kepala keluarga satu per satu mengambil haknya. Mereka yang belum divaksin harus mengikuti tahapan-tahapan vaksinasi hingga tuntas. Sementara penerima yang telah divaksin dipersilakan meninggalkan balai desa.

“Jumlah penerima BLT yang divaksin di tempat pembagian mencapai 10 orang. Kami mentargetkan semua warga Desa Cibodas harus menerima suntukan Vaksin Covid-19,” kata Ujang.

Penyerahan dana BLT di aula Desa Cibodas menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sebelum menerima suntikan Vaksin Covid-19, warga harus mendatangi empat meja. Mereka datang ke meja pertama untuk pendaftaran dan verifikasi data calon penerima vaksin.

Lalu ke meja dua untuk skrining atau pemeriksaan kesehatan. Selanjutnya meja tiga untuk vaksinasi dan meja empat untuk observasi setelah penyuntikan vaksin. Para peserta menjalani skrining kesehatan yang dilaksanakan secara cermat dan hati-hati oleh tim medis dari Puskesmas Bojonggenteng.

Selama mengikuti vaksinasi tersebut, pelaksana dan peserta menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Mereka memakai masker dan menjaga jarak ketika berada di dalam antrean. Warga juga mencuci tangan sebelum dan sesudah berada di ruang vaksinasi.  

“Berdasarkan informasi yang kami terima, vaksin yang diberikan kepada warga di desa kami telah dijamin keamanannya oleh BPOM dan kehalalannya oleh MUI pusat,” kata Kades Ujang. 

Sementara dari kegiatan vaksinasi jemput bola, tim vaksinasi berhasil memberikan suntikan vaksin kepada 50 warga lansia.

“Kami akan terus melakukan vaksinasi dari rumah ke rumah untuk mencapai vaksinasi 100 persen bagi warga yang harus menerima suntikan Vaksin Covid-19,” kata Ujang. (*)

Print Friendly, PDF & Email