Bupati Harapkan Perubahan APBD 2021 Dapat Mendorong Percepatan Penanganan Covid-19

oleh -
Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menyampaikan nota pengantar penjelasan bupati atas Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021.

Wartawan Joko Samudro

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengharapkan perubahan APBD 2021 dapat mendorong percepatan penanganan dan penyelesaian pandemi Covid-19 di Kabupaten Sukabumi.  Karena itu penganggaran pada perubahan APBD 2021 tetap fokus pada penanganan Covid-19 dan program prioritas lainnya.

banner 970x90

Pernyataan bupati itu disampaikan pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Selasa (28/9/2021). Perubahan APBD, kata bupati, dilaksanakan untuk menyesuaikan program dan kegiatan yang telah ditetapkan dalam APBD yang sedang berjalan, baik dari sisi penerimaan daerah maupun sisi belanja daerah.

“Perubahan APBD disesuaikan dengan perkembangan kondisi saat ini dan peraturan yang berlaku dengan fokus pada penanganan Covid-19,” ujar bupati. 

Rapat paripurna itu membahas beberapa agenda yaitu penetapan pengambilan keputusan atas Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada Perumda BPR Sukabumi; penandatangan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara  (PPAS) Tahun 2021; penyampaian nota pengantar penjelasan Bupati atas Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021; dan penyampaian nota program pembentukan perda triwulan III.

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara didampingi para wakil yang terdiri dari Budi Azhar Mutawali, M. Sodikin, dan Yudi Suryadikarama.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan bahwa rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2021 dilakukan untuk memenuhi kembali belanja pegawai yang diefisiensi untuk penanganan Covid-19 dan memenuhi beberapa program/kegiatan prioritas lainnya.

“Pengunaan APBD secara memadai utamanya untuk meningkatkan kapasitas penanganan kesehatan dan hal-hal lain yang terkait di dalamnya. Kemudian dilakukan pula penanganan dampak ekonomi untuk menjaga agar dunia usaha daerah tetap hidup dan penyediaan social safety net atau jaring pengamanan sosial,” tuturnya. 

Selama ini, lanjut Marwan, Pemkab Sukabumi terus berupaya melakukan percepatan penanggulangan penyebaran wabah Virus Corona. Penanganan yang luar biasa telah dilakukan pemerintah dengan langkah langkah preventif dan kuratif yang diperkuat dengan regulasi atau kebijakan pemerintah dalam upaya pencegahan terjadinya penyebaran dan percepatan penanganan Covid-19.

“Kami telah mengintruksikan jajaran pemerintah daerah untuk mengutamakan penggunaan anggaran belanja daerah dalam percepatan penanganan Covid-19,” kata dia. 

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara mengatakan, rapat paripurna akan dilanjutkan selepas tengah hari dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021.

Besok, Rabu (29/9/2021), agendanya jawaban bupati terhadap pandangan umum fraksi-fraksi yang dilanjutkan dengan rapat pembahasan Perubahan APBD oleh Komisi-Komisi dengan mitra kerja.

Selanjutnya pada Kamis (30/9/2021) diselenggarakan Rapat Badan Anggaran dengan Komisi dan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) dan rapat paripurna pengambilan keputusan atas Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021.

“Karena itu kami harapkan seluruh fraksi dan alat kelengkapan lainnya  untuk mempersiapan segala sesuatunya agar dapat melaksanakan rapat paripurna sesuai dengan target jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Yudha. (*)

Print Friendly, PDF & Email