Wali Kota Wujudkan Janji Kampanye Lapang Renyah di Kelurahan Baros  

oleh -
Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi (tengah) pada peresmian Lapang Renyah di Kelurahan Baros.

Wartawan Joko Samudro

Janji kampanye Wali Kota Sukabumi Ahmad Fahmi untuk membangun pusat olahraga di setiap kelurahan (Kelurahan Sport Centre) terus ditunaikan. Baru-baru ini Fahmi meresmikan pusat olahraga yang dinamakan Lapang Renyah itu di RW 17 Kelurahan/Kecamatan Baros.

Sampai saat ini Pemkot Sukabumi telah membangun sebanyak 25 sport centre di 25 kelurahan. Wali kota menargetkan pada tahun 2022 seluruh 33 kelurahan yang ada di Kota Sukabumi telah memiliki sport centre ini.

Menurut Fahmi lapang multifungsi ini selain dipakai untuk olahraga juga bisa dimanfaatkan warga sebagai sarana berkumpul karena ada saung yang bisa menjadi tempat silaturahmi warga. Untuk itu, wali kota berpesan agar lapang ini dipelihara dengan menjaga kebersihan dan merawatnya agar tidak cepat rusak. 

Melalui pembangunan sport centre, wali kota berharap angka kebahagiaan dan kebugaran fisik warga terjaga. “Lapang ini milik kita semua. Tolong dimanfaatkan dan dijaga sebaik-baiknya. Saya berharap lapang ini menjadi sarana yang menguatkan kebersamaan dan kekeluargaan sesama warga,” ujar dia.

Lapang Renyah yang dibangun Pemkot Sukabumi ini memiliki luas setara lapangan bola voli dan bulutangkis. Wali kota juga berencana menempatkan pojok baca di lapang itu agar warga bisa sambil membaca buku ketika berkumpul.

Senada dengan wali kota, Lurah Baros Budi Ruswandi mengharapkan keberadaan Lapang Renyah mampu menguatkan kebersamaan dan kekeluargaan warga Kelurahan Baros melalui olahraga dan aktifitas positif lainnya.

Saat disinggung mengenai pelaksanaan program dana kelurahan dan P2RW, Lurah Budi menjelaskan jika dana kelurahan akan dimanfaatkan untuk program pemberdayaan masyarakat yang terdiri dari kegiatan posyandu, bimbingan teknis bertemakan lingkungan bersih dan sehat, kesiapsiagaan bencana, keamanan pangan dan pemberdayaan UMKM.

Sedangkan untuk dana P2RW dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur di setiap ke-RW-an seperti pembangunan jalan, sanitasi, rehabilitasi fasilitas keagamaan, dan pembangunan rumah tidak layak huni. Program P2RW sendiri direncanakan akan dimulai pada bulan September ini, sedangkan dana kelurahan akan dilaksanakan mulai bulan Oktober.

Sementara itu salah seorang warga yang mengaku bernama Ujang mengaku gembira dengan dibangunnya sport center yang berada dekat rumahnya ini. Selama ini ia mengaku kesulitan untuk berolahraga karena lapangnya tidak ada. Ia berjanji akan menjaga sarana tersebut dengan memelihara kebersihannya serta merawatnya dengan baik. (*)

Print Friendly, PDF & Email