Masuk Level 2, Bupati Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada

oleh -
Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami.

Wartawan Joko Samudro

Kabupaten Sukabumi membuat lompatan besar dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 langsung ke PPKM Level 2. Dengan melompati Level 3, Kabupaten Sukabumi diputuskan pemerintah pusat berada pada PPKM Level 2 bersama sejumlah daerah lain di Provinsi Jawa Barat.

banner 970x90

Kepastian Kabupaten Sukabumi masuk Level 2 itu tercantum pada Instruksi Menteri Dalam Negeri   Nomor 38 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Virus Disease 19 di Wilayah Jawa dan Bali. Kabupaten lain yang juga masuk PPKM Level 2 terdiri dari Tasikmalaya, Majalengka, Indramayu, Cianjur, dan Garut.

“Pada PPKM Level 2, anak-anak sudah mulai bisa bersekolah. Pembelajaran tatap muka bisa diselenggarakan oleh sekolah. Tapi untuk hajatan harus tetap diawasi. Terutama untuk mengantisipasi adanya warga dari zona merah yang datang ke wilayah kita. Makanya, perlu kepedulian dan kesadaran  masyarakat yang tinggi,” kata Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami, Selasa (31/08/2021).

Virus Corona belum hilang, ujar bupati. Semua warga tetap wajib memakai masker,  jangan sampai kendor. Masyarakat harus terus tetap waspada. Selain itu, Marwan meminta petugas di lapangan terus mengedukasi masyarakat.

“PPKM Level 2 ini harus menjadi motivasi dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Sukabumi supaya menjadi lebih baik lagi,” kata Marwan.

Bupati pun mengajak semua kalangan terus mengenakan masker dan menjalankan prtokol kesehatan mencuci tangan dan menjaga jarak. Masyarakat juga harus menghindari kerumunan dan tetap mengurangi mobilitas.  

Pemkab Sukabumi, kata dia, akan membuat terobosan di sektor pariwisata yakni menyelenggakan vaksinasi Covid-19 bagi pengunjung tempat wisata. 

“Ada ide untuk memvaksin masyarakat di tempat wisata. Masyarakat Kabupaten Sukabumi bisa divaksin di salah satu tempat wisata. Jadi selain berwisata, masyarakat bisa divaksin. Tapi vaksinasi untuk masyarakat Kabupaten Sukabumi saja,” kata bupati. 

Sebelumnya, Kabupaten Sukabumi dinyatakan sebagai daerah yang harus menerapkan PPKM Level 4  melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri)  No 35 Tahun 2021 bersama Kabupaten Cianjur, Kota Sukabumi, serta Kota Cirebon. Keputusan itu tentu berpengaruh, khususnya terhadap agenda sosial ekonomi di Kabupaten Sukabumi.

Selama ini Pemkab Sukabumi telah berupaya keras melakukan percepatan penanganan pandemi Covid-19 melalui sosialisasi prokes berkelanjutan, penyediaan isolasi terpusat, penambahan tempat tidur pasien, menjaga stok obat dan vitamin, pengadaan tabung oksigen, spraying disinfektan, dan tentunya vaksinasi.

Hasilnya nyata dan ampuh, Kabupaten Sukabumi masuk PPKM Level 2. (*)

Print Friendly, PDF & Email