Wali Kota Imbau Masyarakat Tidak Memperingati HUT RI dengan Gebyar

oleh -
Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi.

Wartawan Joko Samudro

Peringatan HUT ke-76 Republik Indonesia tahun ini seperti juga tahun lalu tidak akan meriah dan ramai seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Begitu juga di Kota Sukabumi yang sampai saat masih masuk status Level 4 dalam sistem Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).  

banner 970x90

Terkait dengan status tersebut, Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi  mengimbau masyarakat untuk sadar protokol kesehatan (prokes) dalam memperingati Hari Kemerdekaan tahun ini. Peringatan HUT ke-76 RI tidak perlu gebyar dan meriah karena hal itu dapat memicu kerumunan.

“Mari kita rayakan peringatan Hari Kemerdekaan dengan sedehana, tapi tetap khidmat. Jangan sampai di tempat acara peringatan terjadi kerumunan yang melanggar aturan prokes dan PPKM,” kata Wali Kota Sukabumi kepada insan media, Senin (16/8/2021).

Dari rangkaian peringatan HUT RI, ujar Fahmi, yang paling utama adalah mengenang detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Warga Kota Sukabumi bisa melakukan hal itu di rumahnya masing-masing sambil menyaksikan siaran langsung upacara peringatan HUT RI di Istana Merdeka.

“Kita bisa mengikuti upacara secara viral di rumah masing-masing. Saya yakin cara seperti ini tidak akan mengurangi semangat dalam memperingati Hari Kemerdekaan bangsa Indonesia,” tutur wali kota.

Sesuai kondisi saat ini, lanjut dia, nasionalisme dan patriotisme dapat ditunjukkan dengan menataati prokes dan aturan PPKM. Melaksanakan 5M juga merupakan cerminan dari sikap siap berkorban dan berjuang untuk keselamatan bangsa dari serangan wabah Covid-19.

“Kami yakin masyarakat akan lebih kreatif dan inovatif dalam memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia di tengah pembatasan-pembatasan seperti sekarang,” ucapnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email