Wakil Bupati dan Jajaran Ikuti Pembukaan OSS Berbasis Risiko

oleh -
Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri (tengah) dan jajaran Pemkab Sukabumi mengikuti peluncuran sistem online single submission (OSS) berbasis risiko secara daring oleh Presiden RI, H. Joko Widodo.

Wartawan Joko Samudro

Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi H. Iyos Somantri dan jajaran di lingkungan Pemkab Sukabumi mengikuti  peluncuran sistem online single submission (OSS) berbasis risiko oleh Presiden RI, H. Joko Widodo di Jakarta, Senin (9/8/2021).

banner 970x90

Pada kegiatan itu, wabup dan para pejabat daerah mengikutinya dari Pendopo Sukabumi di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi.  

OSS merupakan sistem perizinan yang diterbitkan oleh Lembaga OSS untuk dan atas nama Menteri, pimpinan lembaga, gubernur, atau bupati/wali kota melalui sistem elektronik yang terintegrasi.

Dalam arahannya Presiden RI mengatakan, OSS berbasis risiko merupakan reformasi paling signifikan dalam hal perizinan. Dengan adanya OSS, kata dia, iklim investasi bagi dunia usaha di Indonesia semakin baik dan kondusif.

“Sistem OSS ini memudahkan usaha mikro, kecil , dan menengah dalam berusaha dan proses menempuh perizinan. Dalam hal ini termasuk dapat meningkatkan kepercayaan investor untuk berinvestasi dan membuka banyak lapangan kerja,” ujar Presiden.

Melalui sistem OSS, lanjut kepala negara, perizinan usaha akan terintegrasi secara daring. Sehingga prosesnya lebih cepat dan sederhana.

“Para pelaku usaha membutuhkan layanan yang mudah, cepat, dan tidak berbelit-belit. Ketika semua ini terpenuhi tentu akan berdampak besar kepada iklim ekonomi Indonesia yang kondusif,” ucapnya.

Presiden akan mengawasi dan mengecek secara langsung implementasi OSS berbasis risiko di lapangan. Dirinya tak ingin mendengar adanya kesulitan para pengusaha dalam menempuh proses perizinan. OSS harus menjamin proses perizinan dilakukan secara terbuka dan transparan. 

Usai mengikuti acara, Wabup Iyos mengatakakan, OSS dapat memudahkan dan meringankan masyarakat. Sebab untuk mengurus izin, masyarakat tak harus ke datang dinas atau lembaga perizinan.

“Cukup buka aplikasi atau websitenya, masyarakat  bisa langsung memproses prosedur perizinan,” terangnya.

Meskipun demikian, tambah wabup, perlu adanya edukasi kepada masyarakat dalam penggunaannya. Karena itu Pemda Kabupaten Sukabumi akan mensosialisasikan penggunaan OSS kepada masyarakat. 

“Kami akan mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa hari ini proses perizinan bisa dilakukan melalui OSS,” tutur wabup. (*)

Print Friendly, PDF & Email