Anggaran Terbatas, Bus Tayo Tetap Melayani Masyarakat

oleh -
Bus Tayo tetap melayani penumpang dari Terminal Tipe C Kota Sukabumi menuju Cibeureum dan Cibolang.

Wartawan Joko Samudro

Keberadaan Bus Rapid Transit (BRT) milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi atau lebih dikenal dengan sebutan Bus Tayo tetap dapat dirasakan masyarakat. Di tengah kekurangan anggaran untuk operasional, Bus Tayo tetap melayani jasa angkutan secara gratis kepada masyarakat untuk rute Jalur Lingkar Selatan.

banner 970x90

Semuanya ada 5 unit Bus Tayo, satu unit diparkir di Dishub Kota Sukabumi. Bus ini beroperasi tiga kali dalam sehari dengan rute Terminal Tipe C Kota Sukabumi menuju halte SMAN 5 di Kecamatan Cibeureum, dan Terminal Tipe C Kota Sukabumi menuju shelter Cibolang.

“Bus Tayo tetap beroperasi untuk melayani akses masyarakat baik dari Cibeureum menuju Terminal Bus atau sebaliknya dari arah Cibolang. Jadwalnya tiga kali dalam sehari,” kata Kasi Angkutan pada Dishub Kota Sukabumi, Djoko Sutrisno saat dihubungi wartawan via telepon seluler, Selasa (3/8/2021).

Saat ini, operasional untuk Bus Tayo mengalami kesulitan karena adanya refocusing anggaran, ujar Djoko. Namun jajaran Dishub tetap berkomitmen untuk memberikan jasa angkutan secara gratis kepada masyarakat.

“Kehadiran Bus Tayo dinanti-nantikan oleh masyarakat. Karena itu kami tetap berkomitmen untuk menjalankan bus ini walaupun ada pengurangan anggaran operasional dan pemeliharaan Bus Tayo,” ujarnya.

Bus Tayo memiliki 22 tempat duduk. Sebelum penerapan PPKM Darurat, semua tempat duduk terisi penuh. Setelah ada PPKM Darurat, setiap keberangkatan, Bus Tayo membawa 5 sampai 8 penumpang. Berdasarkan rekap data, selama bulan Juli 2021 kelima  Bus Tayo dinaiki 692 penumpang. 

 “Jumlah penumpang setiap harinya di masa PPKM Darurat memang menurun karena mobilitas masyarakat ke luar rumah berkurang,” tuturnya.

Dishub memberlakukan protokol kesehatan kepada para penumpang Bus Tayo mulai penggunaan masker dan pembatasan jarak duduk. Djoko meyakini setelah masa PPKM Darurat dan pemberlakuan sekolah tatap muka berjalan, Bus Tayo akan menjadi angkutan favorit bagi para pelajar yang bersekolah di wilayah Kecamatan Cibeureum.

“Saat ini banyak guru SMAN 5 dan dosen IPB memanfaatkan Bus Tayo. Kemungkinan apabila pembelajaran tatap muka dimulai, Bus Tayo akan ramai penumpang,” ungkapnya.

Selain mengelola Bus Tayo, Dishub juga mengoperasikan Bus Wisata Ajak Kami. Hanya untuk saat ini operasional bus wisata tersebut dihentikan dahulu. (*)

Print Friendly, PDF & Email