Ulama Bertumbangan Akibat Covid-19, Wapres: Semua Harus Ditanggulangi Bersama

oleh -
Wakil Sekretarus MUI Kabupaten Sukabumi, KH. Daden Iskandar.

Wartawan Denny Nurman AJ

Kian tingginya tingkat kematian para ulama dan pemuka agama serta solusi penanggulangannya menjadi pokok pembahasan dalam pertemuan secara virtual antara Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin dan jajaran MUI. Pada kegiatan itu, jajaran MUI Kabupaten Sukabumi juga turut serta di dalamnya.

banner 970x90

Dalam amanatnya Wapres mengajak semua elemen masyarakat untuk ambil bagian dalam pencegahan Covid-19 yang kian mengkhawatirkan. Menghadapi dan menangani Covid-19 diperlukan kekompakan dan kerja keras dari semua pihak agar wabah tersebut tidak semakin  meluas.

“Ulama harus ikut aktif berpartisipasi dalam mendorong dan mensosialisasikan pencegahan Covid-19 ke tengah masyarakat. Diharapkan juga ulama menyampaikan pentingnya menjaga 5 M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi aktivitas di luar rumah,” kata Wapres.

KH Ma’ruf Amin juga menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas banyaknya ulama yang wafat disebabkan terpapar Virus Corona.

Jajaran MUI Kabupaten Sukabumi mengikuti pertemuan virtual bersama perwakilan ormas, Pemkab Sukabumi, Baznas, dan Polres Sukabumi di Kantor MUI Kabupaten Sukabumi di Kompleks Islamic Center, Senin (12/7/2021).

Sementara itu, Wakil Sekretaris MUI Kabupaten Sukabumi, H. Daden Iskandar mengajak semua komponen mesyarakat untuk berdisiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Covid- 9, kata dia, tidak pernah pilih-pilih dalam menentukan mangsanya. Banyak ulama yang bertumbangan dan wafat karena terpapar penyakit mematikan ini.

“Tingkatkan kewaspadaan dengan selalu melaksanakan protokol kesehatan. Karena Covid-19 akan menyerang dan masuk ke dalam saluran pernapasan di mana pun dan kapan pun. Dengan selalu menjaga prokes, hal itu dapat melindungi diri sendiri dan orang lain dari serangan Virus Corona,” ujarnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email