Di Masa PPKM, Rumah Kontrakan di Caringin Wetan Diduga Menjadi Tempat Isoman Pria Musterius

oleh -
Rumah yang dijadikan tempat tinggal oleh orang yang diduga melakukan isolasi mandiri.

Wartawan Tim Sukabumi Online

Sebuah rumah kontrakan di Kampung Bobojong RT 01 RW 03, Desa Caringin Wetan, Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi diduga menjadi tempat isolasi mandiri (isoman) oleh seorang pria misterius yang terpapar Covid-19. Si pengontrak tidak diketahui identitas dan asal-usulnya karena dia melakukan transaksi kontrak rumah tanpa diketahu Ketua RT dan Ketua RW setempat.

banner 970x90

Beberapa saksi mata melihat, selama Mr X tinggal, ada seseorang yang rutin mengirimkan paket kemungkinan makanan. Tapi mencurigakan, orang tersebut menyimpan paket tersebut di depan pintu rumah. Setelah itu dia bergegas pergi.

Tindak-tanduk orang tersebut jelas menimbulkan kecurigaan dan  menguatkan dugaan kalau penghuni rumah kontrakan itu tengah memiliki masalah kesehatan yang tidak memungkinkan untuk bertemu dengan orang lain. 

“Menurut informasi yang kami terima, orang itu sudah seminggu tinggal di rumah kontrakan itu. Kata warga, mereka sering melihat seseorang yang yang mengantar dan menaruh makanan untuk orang itu hanya sampai di depan pintu rumah. Saya curiga, penghuninya adalah orang yang sedang menjalani isolasi mandiri,” kata Suparman, salah seorang staf desa di Desa Caringin Wetan, Senin (5/7/2021).

Berdasarkan informasi dari pemilik rumah, Mr X telah membayar uang muka  untuk kontrak rumah sebesar Rp250 ribu. Dibayar tunai. Menurut kabar yang beredar, pria misterius itu pergi keluar rumah pada pagi hari setelah warga ramai-ramai mempergunjingkan kehadirannya.

Ketua BPD Caringin Wetan, Yaman Nuryaman menyayangkan adanya pengontrak rumah yang tidak jelas jati dirinya. Dia menilai, hal ini menunjukkan lemahnya pengawasan dari aparat pemerintahan setempat. Yaman merasa heran bagaimana orang tidak dikenal bisa menetap sementara di wilayah tersebut.

“Saya kecewa, di masa gencarnya kegiatan  PPKM saat ini, masih ada orang tidak dikenal yang bisa mengontrak rumah tanpa diketahui oleh RT dan RW setempat. Informasi ini baru saya terima Kamis sore. Saya sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 tingkat kecamatan dan desa untuk memeriksa orang tersebut,” kata Yaman.

Didapat informasi, orang tersebut bisa tinggal di rumah kontrakan tersebut atas bantuan mantan ketua RT dan anggota Linmas aktif saat ini berinisial EJ. Berkat EJ, Mr X bisa menempati rumah kontrakan.

“Dia cerita pada saya, orang yang tinggal di rumah kontrakan itu mantan anggota Satpol PP. Saya juga dapat informasi kalau orang itu sudah keluar dari rumah sejak pagi hari menggunakan sepeda motor,” ujar Yaman.

Dia pun meminta seluruh jajaran pemerintah sampai tingkat RT untuk lebih memperketat keluar masuk orang asing. Semua pendatang ke Desa Caringin Wetan, kata dia, wajib memiliki hasil swab test dan sertifikat vaksinasi. (*)

Print Friendly, PDF & Email