Wabup Monitoring PPKM Darurat di Wilayah Utara

oleh -
Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri (kiri) didampingi sejumlah pejabat pemda dalam monitoring PPKM Darurat Covid-19 di wilayah utara.

Wartawan Nanang Setiana

Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi H. Iyos Somantri memimpin monitoring pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 ke wilayah utara, Senin (5/7/2021). Bersama rombongan, wabup mendatangi berbagai lokasi termasuk pasar tradisional dalam rangka pemeriksaan pelaksanaan protokol kesehatan (prokes).

banner 970x90

Tiga wilayah kecamatan di utara yang didatangi Iyos adalah Cibadak, Parungkuda, dan Cicurug Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Wabup juga  mendatangi pasar tradisional untuk memastikan ketaatan para pedagang dan pengunjung pasar terhadap aturan prokes. Dia menegur pedagang atau pengunjung yang kedapatan tidak memakai masker.

Bersama rombongan, Iyos mendatangi tiap kios di pasar tradisional, mulai depan hingga bagian ujung pasar. Di jantung keramaian pasar, wabup tidak henti-hentinya mengimbau warga untuk memakai masker, sering-sering mencuci tangan, dan menjaga jarak dengan menghindari kerumunan.

“Kami tidak akan berhenti untuk mengimbau masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan. Lonjakan kasus terpapar  Covid-19 di Kabupaten Sukabumi dapat ditahan dengan disiplin aturan protokol kesehatan,” kata Iyos ketika ditemui seusai memberikan pengarahan kepada jajaran Pemkab Sukabumi di Kantor Kecamatan Cicurug.

Secara umum, kata dia, masyarakat di tiga kecamatan sudah memahami makna ditetapkannya PPKM Darurat dengan mentaati prokes. Tapi di beberapa tempat, kata wabup, masih ada masyarakat yang perlu diedukasi, khsusunya dalam hal menggunakan masker. 

“Mudah-mudahan PPKM Darurat ini bisa berjalan dengan baik dan lancar dengan harapan setelahnya mata rantai penyebaran Covid-19 putus. Untuk itu kami melakukan monitoring dan evaluasi ke kecamatan-kecamatan yang rawan terjadinya kegiatan kerumunan,” jelas Iyos.

Seiring dengan penerapan PPKM Darurat, diharapkannya pula jumlah pasien Covid-19 di rumah sakit dapat berkurang. Untuk mengantisipasi lonjakan pasien, Pemkab Sukabumi bersama TNI dan Polri mempersiapkan rumah sakit lapangan untuk menampung pasien dengan gejala menengah ke bawah.

“Kondisi sekarang semua rumah sakit di Kabupaten Sukabumi dalam keadaan penuh. Kami akan membangun rumah sakit lapangan,” tuturnya.

Dalam monitoring itu, Wabup Sukabumi didampingi sejumlah pejabat pemda antara lain Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi Anita Mulyani dan Plt Kepala Diskominfo Persandian H. Eki Radiana Rizki. (*)

Print Friendly, PDF & Email