Polres Sukabumi Kota Sosialisasikan PPKM Darurat

oleh -
Wakil Kapolres Sukabumi Kota, Kompol Wisnu Perdana Putra (ketiga dari kiri) bersama jajaran mendatangi salah satu tempat barang bekas untuk mensosialisasikan PPKM Darurat.

Wartawan Nanang Setiana

Satu hari menjelang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Polres Sukabumi Kota menggelar sosialisasi ke berbagai pusat keramaian dan tempat berkumpul warga, Jumat (2/7/2021). Pada kegiatan ini, tim Polres Sukabumi Kota mendapat dukungan personel dari Kodim 0607, Dishub, dan Sat Pol PP Kota Sukabumi.

banner 970x90

Operasi dipimpin oleh Wakil Kapolres Sukabumi Kota, Kompol Wisnu Perdana Putra. Tim gabungan mendatangi beberapa pusat perbelanjaan dan tempat-tempat ramai di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi. Dalam aksinya tim mensosialisasikan PPKM Darurat yang akan dijalankan mulai Sabtu, 3 Juli 2021 pukul 00.00 WIB. PPKM Darurat diberlakukan hingga tanggal 20 Juli 2021.

Selain mensosialisasikan PPKM Darurat, tim gabungan juga menggencarkan sosialisasi protokol kesehatan. Kompol Wisnu beserta jajaran tidak henti-hentinya mengimbau warga untuk selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes), salah satunya memakai masker. Tidak lupa tim membagikan masker kepada warga yang tidak memakani alat pelindung diri tersebut.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni kepada awak media menjelaskan, sosialisasi dilaksanakan secara mobile ke beberapa pusat keramaian, mini market, supermarket, pusat perbelanjaan, dan lokasi-lokasi ramai lainnya di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. 

Dalam PPKM Darurat berlaku beberapa ketentuan menyangkut operasional tempat usaha. Untuk restoran, kafe, dan rumah makan tidak boleh ada yang makan di tempat, harus take away. Jam operasionalnya juga dibatasi dan harus melakukan pengetatan protokol kesehatan.

“Bagi yang melanggar akan kami berikan sanksi berupa tipiring, denda, atau berupa penutupan tempat usaha,” kata Kapolres.

Untuk pembatasan operasional tempat-tempat yang lain sesuai dengan Instruksi Mendagri nomor 15 Tahun 2021 yang dijabarkan oleh Pemerintah Kota maupun Kabupten, tanggal 3 Juli diterapkan. Jadi mall dan pusat perbelanjaan harus tutup sementara. Kemudian untuk pasar tradisional bisa dibuka dengan prokes yang ketat sampai dengan pukul 20.00 WIB. Untuk proses belajar mengajar harus dilakukan daring. 

“Kami juga mengimbau seluruh warga masyarakat agar benar-benar taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Laksanakan 5M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan sesering mungkin menggunakan sabun di air mengalir, hindari kerumunan, dan kurangi mobilitas,” kata dia. (*)

Print Friendly, PDF & Email