Pemdes Lebaksari Gelar Vaksinasi untuk Penerima BLT Desa

oleh -
Vaksinasi Covid-19 bagi warga penerima BLT DD di Desa Lebaksari, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Joko Samudro

Pemerintah Desa Lebaksari, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi menggelar Vaksinasi Covid-19 bagi keluarga penerima manfaat (KPM) dari Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT- DD). Vaksinasi diselenggarakan di aula Balai Desa Lebaksari, Senin (21/6/2021).

banner 970x90

Pada vaksinasi itu, jumlah pesertanya 165 orang yang sebagian besar KPM BLT DD. Vaksinasi diawali oleh Kepala Desa  Lebaksari Tedi Sugiri.

Para KPM mengantre untuk menjalani skrining atau pemeriksaan kesehatan. Hanya KPM yang lolos skrining kesehatan yang mendapatkan suntikan Vaksin Covid-19, sedangkan yang mengalami gangguan kesehatan ditunda vaksinasinya.

“Kami telah tetapkan vaksinasi sebagai syarat bagi KPM untuk mengambil bantuan. Sementara bagi KPM yang vaksinasinya harus ditunda dapat mengambil langsung bantuan,” kata Kepala Desa Lebakari, Tedi Sugiri di lokasi vaksinasi.

Kepala Desa Lebaksari Tedi Sugiri secara simbolis menyerahkan BLT DD sebesar Rp300 ribu kepada penerima bantuan yang telah mengikuti Vaksinasi Covid-19.

Pemberlakuan syarat tersebut, ujar dia, merupakan upaya untuk meningkatkan pencapaian warga yang divaksin. Hal ini untuk melaksanakan perintah Presiden RI dalam rangka mempercepat terbentuknya herd immunity atau kekebalan komunal.

“Kami terus berupaya untuk melaksanakan vaksinasi bagi berbagai kelompok masyarakat guna mencegah penyebaran Covid-19 dan meningkatkan imunitas tubuh warga,” ujar kepala desa. 

Pemberian suntikan Vaksin Covid-19 kepada Kepala Desa Lebaksari Tedi Sugiri mengawali vaksinasi di Desa Lebaksari.

Selama ini Kabupaten Sukabumi merupakan daerah paling sedikit jumlah warganya yang telah mengikuti Vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat. Karena itu untuk mendongkrak jumlah warga yang divaksin, Pemdes Lebaksari bersama desa-desa lainnya ikut memberikan kontribusi yang salah satunya dengan mewajibkan vaksinasi kepada penerima BLT desa.

“Jika penerima BLT tidak mau divaksin, kami akan mencoret namanya dari daftar KPM,” tegasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email