Wabup Optimis Vaksinasi di Kabupaten Sukabumi Sesuai Target

oleh -
Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri (kanan, kedua dari depan) menggelar monitoring pelaksanaan Vaksinasi Colvid-19 di Balai Desa Nagrak, Kecamatan Nagrak.

Wartawan Joko Samudro

Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi H. Iyos Somantri optimis pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Sukabumi akan berjalan lancar dan sesuai target. Dia menyaksikan sendiri masyarakat sangat antusias mengikuti vaksinasi dan bersemangat memenuhi  mekanisme dan prosedur yang ditetapkan oleh tim vaksinator.

banner 970x90

Optimisme wabup itu disampaikan pada saat monitoring vaksinasi di Balai Desa Nagrak, Kecamatan Nagrak dan Ponpes Sunanulhuda, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (12/6/2021). Di dua titik itu Iyos melihat pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 berjalan sesuai prosedur dan rencana.  

“Alhamdulillah, berdasarkan hasil monitoring, proses vaksinasi  berjalan dengan baik dan sesuai harapan. Masyarakat sangat bersemangat menjadi peserta vaksinasi,” kata wabup.

Monitoring vaksinasi, ujar dia, akan terus dilakukannya ke berbagai lokasi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Dia mengharapkan semua warga dapat mengikuti Vaksinasi Covid-19, khususnya pada tahap sekarang untuk kalangan warga lansia.

Vaksinasi di Kabupaten Sukabumi, lanjut Iyos, dilaksanakan di bawah aturan protokol kesehatan yang ketat. Semua peserta menjalani pengukuran suhu tubuh, memakai masker, mencuci tangan sebelum memasuki tempat antre, selalu menjaga jarak, dan mencuci dengan sabun sebelum dan sesudah tahap skrining kesehatan.

“Dengan jumlah vaksin yang memadai, pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat bisa berjalan sesuai rencana serta dapat membentuk imunitas masyarakat untuk mengakhiri pandemi Covid-19,” ucapnya.

Selama monitoring, Wabup Iyos tidak menemukan warga yang divaksin mengalami gejala-gejala yang mengkhawatirkan. Beberapa warga yang telah melewati tahapan observasi selama 30 menit kondisinya tetap sehat dan bugar.

“Ini vaksinasi tahap pertama. Nanti pada akhir bulan Juli mereka akan mendapatkan suntikan kedua. Kami harapkan kekebalan komunitas segera terbentuk di Kabupaten Sukabumi,” ujar Iyos. (*)

Print Friendly, PDF & Email