Kabupaten Sukabumi Dikunjungi Tim Verifikator ODF

oleh -
Pemeriksaan lapangan oleh Tim Verifikator ODF Jawa Barat di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Joko Samudro

Ketua Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS) Hj. Yani Jatnika Marwan menyatakan optimis Kabupaten Sukabumi bisa meraih sertifikat 100 persen Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan. Dengan sertifikat itu, di wilayah Kabupaten Sukabumi semua warganya melakukan buang air besar (BAB) di jamban yang memenuhi syarat kesehatan.

banner 970x90

Optimisme Yani itu disampaikan saat mendampingi Tim Verifikator ODF Provinsi Jawa Barat ketika melakukan pemeriksaan lapangan di Kecamatan Cicurug, Jumat (11/6/2021). Tim verifikator ODF berkunjung ke beberapa kecamatan untuk melakukan pemeriksaan.

“Kami sangat optimis bisa mendapatkan sertifikat 100 persen ODF atau tidak BAB sembarangan. Hasil verifikasi di beberapa kecamatan cukup memuaskan dan tidak ada temuan,” kata Yani.

Atas indikator yang dicapai, ujar Yani, hal itu menunjukkan Kabupaten Sukabumi layak dinobatkan 100 persen ODF. Dia yakin kalau Kabupaten Sukabumi lolos tahapan 100 persen ODF selanjutnya bisa meraih Swastisaba Wistara. 

“Proses verifikasi yang dilakukan tim dari Jabar memberikan pembelajaran berharga. Apalagi proses verifikasinya benar-benar detail sampai ke rumah bahkan memeriksa septic tank,” ujar dia.

Di seluruh Kabupaten Sukabumi terdapat 12 kecamatan yang diverifikasi oleh tim dari Jawa Barat yaitu Purabaya, Jampangtengah, Sagaranten, Palabuhanratu, Cikakak, Cisolok, Ciracap, Surade, Jampangkulon, Cicurug, Ciambar, dan Kadudampit.

Dalam verifikasi itu, Provinsi Jabar menerjunkan 11 orang verifikator ke Kabupaten Sukabumi. Mereka dibagi ke dalam beberapa tim untuk mendatangi kecamatan-kecamatan yang diverifikasi.

Salah seorang anggota Tim Verifikator ODF Jawa Barat, Yuntina Erdani menjelaskan, tim yang diterjunkan berasal dari berbagai perangkat daerah seperti Dinas Kesehatan, Bappeda, Setda, dan Dinas Perkim Jawa Barat. Tim verifikator bertugas di Kabupaten Sukabumi selama tiga hari.  

“Hasil evaluasi di lapangan, kami tidak menemukan warga yang BAB sembarangan. Saya bersama tim terjun ke kecamatan-kecamatan Cicurug, Ciambar, dan Kadudampit,” kata Yuntina.

Setelah selesai verifikasi, ujar dia, tim  akan menggelar rapat pleno secara virtual yang melibatkan semua daerah yang mengajukan ODF 100 persen antara lain Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung Barat, dan  Kabupaten Subang.

“Rapat pleno memutuskan daerah yang lolos ODF. Nanti akan diterbitkan sertifikat ODF oleh Gubernur Jawa Barat,” terangnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email