DLH Apresiasi Kepedulian Tiga BEM terhadap Keselamatan Lingkungan

oleh -
Kepala DLH Kota Sukabumi, Adil Budiman (kedua dari kanan) pada kegiatan penanaman bibit pohon bersama tiga BEM dalam rangka peringatan Hari LH Sedunia di Hutan Kibitay.

Wartawan Joko Samudro

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi, Adil Budiman mengapresiasi pemberian bibit pohon oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP PGRI, Poltekes Yapkesbi, dan STAI Syamsul Ulum pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Menurut Adil, pemberian bibit pohon itu harus menjadi cambuk bagi instansi pemerintah dan masyarakat untuk berbuat yang sama.

banner 970x90

“Ini cambuk buat masyarakat agar peduli terhadap keselamatan dan kelestarian lingkungan. Adik-adik kita dari tiga BEM menyerahkan bibit pohon dan menanamnya di hutan kota,” kata Adil ketika dihubungi wartawan melalui telepon selulernya, Ahad (6/6/2021).

Pemberian bibit tersebut, ujar dia, merupakan bentuk nyata dari kepedulian para mahasiswa terhadap lingkungan. Sudah sewajarnya sikap seperti itu ditiru oleh masyarakat.

“Kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan dapat memberikan kontribusi terhadap upaya menjaga ekosistem alam yang manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat Kota Sukabumi,” kata Kepala DLH.

Pemberian dan penanaman bibit pohon itu diselenggarakan di Hutan Kota Kibitay, Kelurahan Lembursitu, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi pada peringatan Hari LH Sedunia, Sabtu (5/6/2021). Secara simbolis bibit diterima oleh Adil. Selanjutnya para mahasiswa bersama jajaran DLH melakukan penanaman bibit pohon di lokasi tersebut.

Pada kegiatan itu, Adil dan para mahasiswa berdiskusi seputar Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan pengelolaan sampah. Para mahasiswa menyatakan telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga RTH dan ekosistem yang salah satunya  berupa penanaman bibit ikan di wilayah Kecamatan Gunungpuyuh.

Kegiatan peringatan Hari LH Sedunia di Kibitay dibatasi jumlah pesertanya untuk memenuhi aturan protokol kesehatan Covid-19. Menurut Adil, jika tidak dibatasi, jumlah peserta bisa berkali-kali lipat. Mahasiswa sangat antusias, bahkan di antara mereka ada yang ingin camping di Hutan Kibitay.

“Harapan kami kepedulian para mahasiswa terhadap lingkungasn bisa menjadi pionir di masyarakat. Kami yakin kampus-kampus yang lainnya juga peduli terhadap lingkungan,” ungkap Adil.

Tidak lupa, Adil juga mengajak  masyarakat, komunitas, instansi pemerintah, dan dunia usaha menggalakkan penanaman pohon dan terlibat dalam upaya menjaga ekosistem. Dia juga mengimbau masyarakat tidak membuang sampah ke selokan atau sungai karena dapat merusak ekosistem dan memicu banjir. (*)

Print Friendly, PDF & Email